Breaking News:

Berita Sragen

Dalam Semalam, Terjadi Kebakaran Dua Pabrik di Sragen

Dua pabrik tersebut pertama pabrik tahu di Dukuh Kwangen, RT 03 Kelurahan Ngembat Padas, Kecamatan Gemolong

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muslimah
Damkar Sragen
Kebakaran di pabrik pallet kayu di Dukuh Banaran, RT 9A, Desa Banaran, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Rabu (14/9/2022) sekira pukul 04.30 WIB. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Dua kebakaran pabrik terjadi dalam semalam di wilayah Kabupaten Sragen.

Dua pabrik tersebut pertama pabrik tahu di Dukuh Kwangen, RT 03 Kelurahan Ngembat Padas, Kecamatan Gemolong.

Pabrik tahu tersebut merupakan milik Jumawi (58). Informasi yang dihimpun Tribunjateng.com pada pukul 21.30, Jumawi selesai menggoreng tahu di pabriknya.

Selesai menggoreng, Jumawi akhirnya beristirahat. Tanpa disadari bara api tertiup angin dan mengenai gambut yang jaraknya tidak jauh dari penggorengan tersebut, dan api pun membesar.

Baca juga: Mahfud MD Sebut Sosok Bjorka Sudah Teridentifikasi, Motif Gado-gado

Baca juga: Samin Bersyukur Uangnya Masih Bisa Ditukarkan ke BI, Hari Ini Ia Bahkan Dapat 3 Tawaran Umrah Gratis

Kebakaran tersebut pertama kali diketahui anak korban, Indri disaat api sudah berkibar di atap rumah. Lantas Indri pun berteriak dan membangunkan ayahnya, Jumawi.Atas kejadian tersebut warga melaporkan ke Damkar Sragen

Kasi Pemadam dan Penyelamatan Dinas Satpol-PP dan Damkar Sragen Anton Sujarwo mengatakan api bisa dipadamkan sekitar pukul 00.00 usai tiga unit mobil Damkar dikerahkan.

Sementara ini, indikasi sumber api berasal dari percikan api penggorengan. Kebakaran ini mengakibatkan kerusakan pada tengku penggorengan, tahu, kedelai dan atap pabrik mengalami kerusakan.

Anton mengatakan kebakaran ini sempat membuat kepanikan pemilik rumah karena ditakutkan api merembet ke rumah huni dan rumah sebelah atau rumah warga sekitar.

Kebakaran kedua terjadi pabrik pallet kayu Dukuh Banaran, RT 9A, Desa Banaran, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Rabu (14/9/2022) sekira pukul 04.30 WIB.

Pabrik tersebut merupakan milik pasangan suami istri Suprapto (58)dan Sri Rohmin (55) warga Dukuh Rambat, RT 10, Desa Banaran, Kecamatan Kalijambe, Sragen.

Anton mengatakan kebakaran tersebut diketahui, saksi Maryono yang melihat kepulan asap dari pabrik tersebut pada pukul 04.00 WIB.
 
Maryono lantas melihat dan api sudah semakin besar. Material bahan kayu dan tumpukan karung palet yang notabennya mudah terbakar membuat api semakin besar.

Kebakaran itu langsung dilaporkan ke Damkar Sragen. Anton mengatakan tiga unit mobil Damkar dan suak air dikerahkan untuk memadamkan api. 

Sementara ini, kebakaran diduga sisa-sisa pembakaran kayu gergaji pembuat palet. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini namun tebalnya asap berdampak pada masyarakat di sekitar pabrik. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved