Berita Blora

Gelar Donor Darah Kolaborasi Forkopimcam Japah, Ini Pesan Ketua PMI Blora

PMI Kabupaten Blora menggelar kegiatan donor darah di Kantor Kecamatan Japah.

Penulis: ahmad mustakim | Editor: sujarwo
Dok. Humas PMI Blora
Ketua PMI Sutikno Slamet bersama Forkopimcam Japah saat kegiatan donor darah di Kecamatan Japah, Kabupaten Blora. 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blora menggelar kegiatan donor darah di Kantor Kecamatan Japah pada Rabu 14 September 2022.

Hal tersebut sebagai komitmen mendukung program Sesarengan Mbangun Blora sekaligus menyambut HUT PMI ke 77.

Kegiatan donor darah ini merupakan rangkaian dari kegiatan penobatan ayah dan bunda genre Kecamatan Japah dan Pengukuhan forum genre Kecamatan Japah. 

Ketua PMI Blora Sutikno Slamet mengatakan kegiatan donor darah ini sebagai bentuk sinergitas PMI bersama Forkopimcam Japah. 

Ia berpesan dalam kegiatan ini sebagai komitmen PMI dalam mendukung program pemerintah di bidang kemanusiasaan. 

"Ini sebagai bentuk kolaborasi yang baik antara PMI dengan Forkopimcam Japah. Ini adalah tugas kemanusiaan harus kita berbuat sebanyak - banyaknya," pesan Sutikno kepada tribunmuria.com.

Ketua PMI Sutikno Slamet bersama Forkopimcam Japah saat kegiatan donor darah di Kecamatan Japah, Kabupaten Blora.
Ketua PMI Sutikno Slamet bersama Forkopimcam Japah saat kegiatan donor darah di Kecamatan Japah, Kabupaten Blora. (Dok. Humas PMI Blora)

PMI siap mendukung kegiatan kemanusiaan yang ada di Kecamatan Japah. 

Termasuk pembentukan kampung-kampung donor. 

"Semoga kegiatan ini (donor darah) terus jalan. Kita PMI, Puskesmas juga siap. Berjalannya waktu tadi saya sudah bicara sama Pak camat akan dibentuk kampung-kampung donor," tegasnya. 

Sementara itu, Camat Japah, Sanaji mengungkapkan untuk jumlah pendonor sudah mencapai 52 orang. 

"Semoga ini terus bertambah. Dan bisa tembus 60 orang. Karena saat ini masih ada warga yang terus datang untuk donor," terangnya. 

Melalui kegiatan pengukuhan forum genre ini, pihaknya berharap dapat menekan angka pernikahan dini di masyarakat. 

"Kita menyadari pasti memasuki masa remaja ini. Maka gunakan masa remaja ini dengan baik. Mari menggerakkan seluruh anak-anak muda untuk mencegah stunting dan pernikahan dini," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved