Berita Artis

Jessica Iskandar Laporkan Oknum Penyidik Polda Bali ke Divisi Propam Polri

Artis peran Jessica Iskandar dan suaminya, Vincent Verhaag, serta kuasa hukumnya Rolland E Potu menyambangai Divisi Propam Polri di Jakarta pada Senin

Editor: m nur huda
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Jessica Iskandar - Artis peran Jessica Iskandar dan suaminya, Vincent Verhaag, serta kuasa hukumnya Rolland E Potu menyambangai Divisi Propam Polri di Jakarta pada Senin (12/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM - Artis peran Jessica Iskandar dan suaminya, Vincent Verhaag, serta kuasa hukumnya Rolland E Potu menyambangai Divisi Propam Polri di Jakarta pada Senin (12/9/2022).

Adapun kedatangan Jessica Iskandar bersama kuasa hukumnya untuk membuat laporan terkait kasus soal mobil. 

Rolland E Potu menjelaskan laporan tersebut merupakan buntut penyitaan mobil pemain film Dealova yang dilakukan oleh oknum polisi terkait dugaan ketidakprofesionalan dan arogansi. 

Sebelumnya Jessica Iskandar dilaporkan seseorang yang tak disebutkan identitasnya.

"Kami telah mengadukan di Divpropam Polri terkait sikap tidak profesional dan arogansi penyidik Ditreskrimum Polda Bali berinisial FAA," kata Rolland E Potu usai laporan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin. 

Rolland menjelaskan, kronologi mengenai penyitaan mobil milik Jessica Iskandar. Yang mana saat itu pihak penyidik datang ke kediaman Jessica Iskandar untuk mengamankan mobil tersebut.

“Pada tanggal 7 Juni, penyidik Ditreskrimum Polda Bali mendatangi rumah klien kami di Denpasar, Bali dengan meminta Toyota Alphard B 73 DAR untuk diamankan bahasanya," ungkap Rolland. 

Rolland menilai penyitaan tersebut tidak dilakukan sesuai prosedur. Dan belakangan mobil itu juga dipinjamkan kepada seseorang yang berinisial IKS.

"Di situ kami cuma diberi surat tanda penerimaan dan tidak ada sprinsita (Surat Perintah Penyitaan)," tutur Rolland. 

“Harusnya mengambil barang bukti itu didahului sprinsita dan itu dilakukan di rangkaian penyidikan, bukan penyelidikan. Di sini hanya berdasarkan surat perintah lidik," ucap Rolland menambahkan. 

Menurut Rolland, sebelum mengambil langkah hukum melaporkan oknum polisi tersebut ke Divisi Propam Polri, sebenarnya Jessica Iskandar sudah melayangkan surat ke Polda Bali, tertanggal 22 Agustus 2022. 

Namun surat tersebut tak digubris, sehingga langkah pelaporan ditempuh Jessica Iskandar.

“Tapi kita tunggu dari tujuh hari kita tidak ada tanggapan. Sehingga tanggal 1 September, kami menerbitkan pengaduaan Divpropam Mabes Polri tanggal 8 September,” tutur Rolland. 

Rolland berharap, dengan laporan tersebut adanya keadilan untuk kliennya.

“Kami memohon adanya due process of law. Penegakan hukum harus adil dan tidak memihak," kata Rolland. (Revi C. Rantung/kps/TRIBUN JATENG CETAK)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved