Berita Semarang

Begini Respon Warga Terkait Proyek Pembagunan Jalan Gajah Raya Semarang

Warga yang tinggal di sekitar Jalan Gajah Raya Kota Semarang berikan respon positif.

Penulis: Muhammad Fajar Syafiq Aufa | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Muhammad Fajar Syafiq Aufa
Pembangunan Jalan Gajah Raya Semarang baru dalam proses pendasaran. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Beberapa warga yang tinggal di sekitar Jalan Gajah Raya Kota Semarang memberikan respon positif terkait proyek peningkatan ruas jalan tersebut.

Pasalnya, dengan adanya proyek peningkatan ruas Jalan Gajah Raya, warga tidak terlalu khawatir dari musibah banjir yang sering terjadi pada saat musim penghujan.

Menurut Rudi, warga setempat, adanya pembangunan Jalan Gajah Raya akan dapat menanggulangi banjir dan dapat membantu perekonomian pedagang sekitar.

"Sebabnya kalau banjir usaha juga tidak jalan semua, apalagi di pingir jalan tidak bisa sama sekali tidak dapat penghasilan semua. Mungkin kalau sudah ditanggulangi sudah tidak banjir, mungkin usahanya bisa lancar lah segalanya," jelasnya saat melihat proses pembagunan jalan

Selain itu dirinya mengatakan, ketinggian banjir yang ada di Jalan Gajah Raya mencapai lutut kaki orang dewasa.

"Tambah tinggi tambah tinggi sampai lutut itu, kadang sampai masuk rumah," ungkapnya

Lanjutnya, pada saat banjir ketinggian air yang ada disepanjang jalan tersebut berbeda-beda, tergantung rendah dan tinggi jalan tersebut.

"Beda-beda sih mas, kalau sini mungkin 40 cm. Tapi kan yang jelas lampu merah sana sampai setengah meter ada, jalannya ada yang tinggi dan turun," paparnya

Sementara itu pekerja proyek mengatakan, proyek pembangun Jalan Gajah Raya Semarang sudah dimulai sejak 4 hari yang lalu dan saat ini baru pada proses pengerjaan awal

"Proses dasaran," katanya

Sementara itu warga yang lain Mujihartono (49) merasa, pembagunan Gajah Raya cukup bagus untuk meminimalisir musibah banjir. Pasalnya, berdasarkan informasi yang ia dapatkan terkait nanti dari tingginya jalan tersebut yakni sekitar 30 sampai 40 cm.

"Cuman kan tetap bisa untuk meminimalisir (banjir) kalau kemarin sampai segini (lutut) motor tidak bisa jalan, macet, kalau ini kan tinggi paling banjir-banjir 10 cm sampai 20 cm (motor) masih bisa jalan,"

Muji Hartono mengharapkan, pembagunan Jalan Gajah Raya bisa cepat selesai sebab akses keluar masuk kendaraan warga sekitar sedikit terganggu.

"Lekas jadi tidak terlalu menyusahkan warga dan ini akses keluar masuknya susah kalau tidak cepat jadi," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved