Berita Slawi

Bupati Umi Siapkan Rp 5,35 Miliar untuk Bansos Kompensasi Pengalihan Subsidi BBM

Bupati Tegal Umi Azizah, siapkan anggaran APBD Kabupaten Tegal 2022 senilai Rp 5,35 miliar sebagai kompensasi.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rival al manaf
Humas Pemkab Tegal 
Bupati Tegal, Umi Azizah, saat menemui pendemo dari kalangan mahasiswa yang menolak pengurangan subsidi bahan bakar minyak di depan Kantor Pemkab Tegal, Kamis (8/9/2022) lalu.  

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Bupati Tegal Umi Azizah, siapkan anggaran APBD Kabupaten Tegal 2022 senilai Rp 5,35 miliar sebagai kompensasi atas pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM). 

Pernyataan ini disampaikan Umi usai melakukan inspeksi harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) di Pasar Banjaran, Senin (12/9/2022) lalu. 

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Tegal tersebut, pengalokasian anggaran dari APBD pemerintahannya tersebut berfungsi sebagai bantalan sosial untuk mengantisipasi dampak inflasi dari pengalihan subsidi BBM.

“Kami mengalokasikan anggaran APBD dari transfer dana alokasi umum senilai Rp 5,35 miliar untuk meredam dampak kenaikan harga sembako, dan kebutuhan lainnya pasca pengalihan sebagian subsidi BBM,” jelas Umi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (15/9/2022). 

Umi merinci, dari anggaran kompensasi BBM tersebut, Rp 4,5 miliar diantaranya akan dialokasikan untuk bantuan sosial tunai (BST) kepada 6.000 pelaku UMKM, 2.476 nelayan, dan 1.532 keluarga penerima manfaat (KPM) supir angkutan dan tukang ojek. 

BST ini akan diserahkan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 150 ribu per bulan yang akan diberikan selama tiga bulan, yaitu Oktober, November, dan Desember 2022.

Selanjutnya anggaran Rp 750 juta akan dialokasikan untuk penciptaan lapangan kerja melalui kegiatan padat karya. 

Sisanya, Rp 100 juta akan digunakan untuk memfasilitasi kegiatan pelatihan keterampilan dan bantuan alat kerja.

“Kiranya penyaluran atau pendistribusian bansos inilah yang sama-sama perlu kita kawal, kita awasi, agar penerima manfaatnya tepat sasaran, meskipun sudah ada dari unsur TNI-Polri, kejaksaan dan inspektorat yang bertugas mengawasi,” pesan Umi. 

Sebelumnya, sempat berlangsung demo dari aliansi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tegal, di depan kantor Bupati Tegal pada Kamis (8/9/2022) lalu. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved