Berita Pekalongan

Dian Sarwono Pekerja Pembersih Kapal Belum Ditemukan, Hilang Tenggelam di Sungai Loji Pekalongan

Diduga korban keracunan saat menghirup oksigen dari tabung kompresor, dan pingsan, kemudian hilang tenggelam.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dian Sarwono (32) warga Kelurahan Kandang Panjang Gang 1C, RT 05, RW 05 Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan dilaporkan hilang saat melakukan pekerjaan penyelaman pembersihan tritip karang kapal di Sungai Loji, Kota Pekalongan.

Tim gabungan, Ditpolairud Polda Jateng, Basarnas Semarang, Polres, BPBD, PMI, dan relawan, terus melakukan upaya pencarian, dengan melakukan penyelaman ke dasar sungai.

Namun, hingga saat ini belum juga menemukan hasil.

Baca juga: Pemkab Pekalongan Mulai Salurkan BLT BBM Kepada 2.511 Warga Wonopringgo

Baca juga: Inilah Tarif Angkutan di Pekalongan, Pasca Kenaikan Harga BBM

"Pekerja ini dilaporkan hilang pada Rabu (14/9/2022)."

"Kami bersama tim gabungan masih melakukan pencarian," kata Aipda Wahyoe Tri Pamungkas, Komandan KP IX-1015 Dit Polairud Polda Jateng kepada Tribunjateng.com, Kamis (15/9/2022).

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto mengatakan, pada Rabu (14/9/2022) sekira pukul 10.00, 3 pekerja melaksanakan penyelaman untuk membersihkan tritip pada lambung Kapal Motor (KM) Setia Bhakti.

Pembersihan dilaksanakan propailer di bagian belakang kapal.

Penyelaman menggunakan kompresor dikendalikan dari kapal.

Baca juga: Inilah Tarif Angkutan di Pekalongan, Pasca Kenaikan Harga BBM

Baca juga: Nikmatnya Kluban Botok, Makanan Khas Dari Pekalongan

Setelah sekira 30 menit, korban tidak muncul ke permukaan.

Sehingga, teman korban berinisiatif menarik selang kompresor, namun Dian Sarwono sudah menghilang.

"Diduga korban keracunan saat menghirup oksigen dari tabung kompresor, dan pingsan, kemudian hilang tenggelam," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (15/9/2022).

Menurut Heru, kendala dari tim pencarian yaitu kondisi aliran Sungai Loji Pekalongan arus bawah deras dan air keruh.

"Kami menerjunkan 1 tim rescue untuk melaksanakan pencariam dan pertolongan disertai peralatan SAR air dan Aqua Eye."

"Penyelaman dilakukan sekitar tempat kejadian radius 15 meter sampai saat ini pencarian masih nihil," ujarnya. (*)

Baca juga: Nelayan Pesisir Kota Tegal Mulai Putus Asa, Imbas Kenaikan Harga BBM, Berniat Jual Kapal

Baca juga: Kades Berjo Tersangka Korupsi Pengelolaan BUMDes, Bupati Karanganyar: Kami Diberhentikan Sementara

Baca juga: 50 Perempuan Kecamatan Tingkir Salatiga Dikenalkan Pendidikan Politik

Baca juga: PAD Museum Kretek Kudus Tahun Ini Ditarget Rp 700 Juta, Bisakah Tercapai?

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved