Berita Pekalongan

Wali Kota Pekalongan Ajak Pendamping Ketahanan Keluarga Komitmen Berikan Efek Positif

Sebanyak 135 kader posyandu se-Kota Pekalongan mendapat pembekalan dari wali kota.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Sebanyak 135 kader posyandu se-Kota Pekalongan yang diikutsertakan sebagai 1001 kader pendamping ketahanan keluarga mendapat pembekalan, di ruang Amarta Setda, oleh Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sebanyak 135 kader posyandu se-Kota Pekalongan yang diikutsertakan sebagai 1001 kader pendamping ketahanan keluarga mendapat pembekalan, di ruang Amarta Setda, oleh Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, pembekalan berkala yang terus diberikan kepada seluruh kader pendamping ketahanan keluarga sangat tepat, terlebih di saat ini ketika kebijakan pemerintahan terkait kenaikan bahan bakar minyak (BBM) masih hangat diperbincangkan masyarakat.

"Kenaikan BBM sedikit berpengaruh kepada masyarakat, harga sembako juga terpengaruh, bagaimana triknya kader ini melakukan pembekalan kepada masyarakat, paling tidak meskipun harga naik, kita bisa menyesuaikan," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (15/9/2022).

Sebanyak 135 kader posyandu se-Kota Pekalongan yang diikutsertakan sebagai 1001 kader pendamping ketahanan keluarga mendapat pembekalan, di ruang Amarta Setda, oleh Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid.
Sebanyak 135 kader posyandu se-Kota Pekalongan yang diikutsertakan sebagai 1001 kader pendamping ketahanan keluarga mendapat pembekalan, di ruang Amarta Setda, oleh Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid. (Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo)

Pihaknya berharap, kader pendamping ketahanan keluarga bisa menjadi mitra Pemerintah kota Pekalongan untuk menurunkan jumlah pengguna narkoba.

"Semakin banyaknya jumlah kader ini, semoga dapat memberikan efek dan manfaat lebih kepada masyarakat luas di Kota Pekalongan," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya menyebutkan total jumlah kader pendamping ketahanan keluarga berjumlah 420 orang yang terdiri dari kader PKK, posyandu dan masyarakat.

"Target kita 1001 kader, kita akan terus melibatkan unsur pemerintah maupun masyarakat dalam pendamping ketahanan keluarga."

"Tahap 2 ini yang diberikan pembekalan 135 orang, agar permasalah masyarakat yang sedang terjadi bisa diselesaikan dengan cepat dan tepat, dan sebisa mungkin kita cegah dahulu sebelum terjadi," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved