Berita Regional

Calon Pendeta Pelaku Pencabulan Belasan Anak Rekam Aksi dengan HP, Foto dan Video untuk Ancam Korban

Jumlah korban pencabulan yang dilakukan calon pendeta berinisial SAS (36) di Kabupaten Alor, NTT, bertambah 2 menjadi 14 orang.

net
Ilustrasi 

Kasus itu terjadi pada akhir Mei 2021 hingga awal Mei 2022.

Saat mencabuli para korban, pelaku mengabadikan dalam bentuk video dan foto melalui telepon selulernya.

Sehingga, ketika pelaku ingin mengulangi lagi perbuatannya, selalu mengancam para korban akan menyebarkan foto dan video jika tidak dilayani.

Kasus itu terungkap, setelah orangtua salah satu korban mengetahui perbuatan SAS.

Karena kesal, orangtua berisial AML (47) melaporkan kejadian itu ke Markas Polres Alor, dengan laporan polisi nomor : LP-B/ 277 / IX / 2022 / SPKT/ Polres Alor/ Polda NTT, 01 September 2022.

Usai menerima laporan, polisi pun menangkap SAS di Kota Kupang dan dibawa ke Alor untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

SAS pun mengakui semua perbuatannya.

Dia lantas meminta maaf kepada semua pihak, mulai dari para korban, orangtua hingga pengurus Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT). (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korban Pencabulan Calon Pendeta di Alor Bertambah Lagi Jadi 14"

Baca juga: Seorang Calon Pendeta Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Cabuli 6 Anak

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved