Berita Solo

Kejaksaan Negeri Solo Tahan 2 Tersangka Kasus Pemalsuan Dokumen dan Segera Dikirimkan Pengadilan

Kejari Kota Solo tahan 2 tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen, yakni EDS dan RJ.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Muhammad Sholekan
Pelapor Rakhee saat menunjukkan surat laporan terhadap tersangka EDS dan RJ ke Mapolresta Solo beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Solo menahan dua tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen, yakni EDS dan RJ.

Keduanya ditahan di Rutan Mapolresta Solo. 

"Sudah ditahan sejak pelimpahan tahap 2 kemarin, Kamis (15/9/2022). Saat ini kami titipkan di tahanan Mapolresta Solo," ucap Kasi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Solo, Cahyo Mardiastrianto, Jumat (16/9/2022).

Cahyo menjelaskan, pihaknya akan segera melimpahkan kasus tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Solo.

"Segera kami proses untuk dilimpahkan ke Pengadilan," ungkapnya.

Dalam perjalanan kasus tersebut, pihak penyidik Satreskrim Polresta Solo telah membuka pintu mediasi antara pelapor Riza Sumeet Grover alias Rakhee dan kedua tersangka yakni EDS dan RJ.

Namun, proses mediasi berjalan buntu. 

Dengan tidak adanya titik temu atas perselisihan kepemilikan hak waris tersebut, akhirnya penyidik melanjutkan proses hukum terdahap kedua tersangka.

Di sisi lain pelapor Rakhee, menuding kedua tersangka telah mengingkari kesepakatan bersama terkait pengelolaan toko kain Mac Mohan.

Dia dan auditor tak diberi data laporan keuangan pengelolaan toko kain milik almarhum ayahnya Tarrachand alias Jimmy. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved