Berita Blora

Pemkab Blora Gelar Rakor Antisipasi Dampak Inflasi Kenaikan Harga BBM

Bupati Blora Arief Rohman memimpin rapat bersama Forkopimda ini tentang inflasi yang terjadi dampak kenaikan BBM. 

Penulis: ahmad mustakim | Editor: raka f pujangga
Dok. Humas Prokopim Blora
Bupati Blora memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama Forkopimda dan sejumlah pihak terkait antisipasi dampak inflasi akibat kenaikan harga BBM di ruang pertemuan Setda Blora. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Forkopimda dan sejumlah pihak terkait antisipasi dampak inflasi akibat kenaikan harga BBM. 

Selain itu, juga membahas serius soal penyaluran bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran.   

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, rapat dengan Forkopimda ini tentang inflasi yang terjadi dampak kenaikan BBM. 

"Arahan dari Bapak Presiden, bahwasanya semua pemerintah daerah diharapkan untuk mengendalikan inflasi di daerah masing-masing," Jelas Bupati Blora Arief Rohman, di ruang Pertemuan Setda Kabupaten Blora, Kamis (15/9/2022). 

Bupati Arief Rohman meminta dukungan dan sinergi dari seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Blora untuk mengendalikan inflasi di Blora

"Kita bersinergi antara Forkopimda dan seluruh stakeholder, bagaimana di Blora ini inflasinya bisa kita tekan dan bisa kita atur agar dampaknya tidak dirasakan secara luas oleh masyarakat," terang Arief Rohman. 

Selain menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menekan inflasi, dalam rapat tersebut sekaligus mengkoordinasikan terkait kesesuaian data hingga mekanisme penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat Blora.
 

Baca juga: 100 Pejabat Fungsional di Pemkab Blora Dilantik, Bupati Tegaskan Profesionalitas Dalam Bekerja

Ditekankan Bupati soal BLT, bantuan-bantuan sosial yang disalurkan tersebut diharapkan bisa tepat sasaran. 

"Untuk itu perlu dibahas bersama-sama, termasuk kesesuaian data," ujar Arief Rohman. 

Bupati meminta agar jajarannya, baik dinas terkait maupun kecamatan, untuk terus melakukan perbaikan data masyarakat penerima bantuan, sehingga bisa tepat sasaran. 

Sementara kepada pihak Bank BRI dan PT Pos Indonesia Cabang Blora terus meminta berkoordinasi dengan Pemkab terkait data penerima.

Sementara itu Kapolres Blora, AKBP Fahrurozi berharap agar dalam penyaluran bantuan sosial dapat tepat sasaran. 

Pihaknya bersama Forkopimda siap mengawal kaitannya dengan pendataan maupun penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat.

"Kita bersama sama menekan inflasi ini akibat adanya perubahan kebijakan terkait pengalihan subsidi BBM. Termasuk adanya bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah juga akan kita kawal,"  tandas Kapolres Fahrurozi. (kim) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved