Berita Regional

Pengakuan Bocah 12 Tahun Terpapar HIV/AIDS: Dilecehkan Orang Dekat hingga Dijual ke Pria Tua

Gadis berinisial JA itu terjangkit HIV/AIDS diduga akibat human trafficking yang dilakukan oleh sejumlah orang dekatnya.

GOOGLE
Ilustrasi HIV/AIDS 

Di sini menjadi dugaan kisah Human Trafficking JA dimulai.

JA sering dibawa oleh AL kesalah satu fast food di kota Medan, di sana ia dipertemukan dengan acek-acek (sebutan laki-laki tua) dan dibayar senilai Rp 300.000 olehnya.

Tak hanya JA bahkan anak AL juga ikut pada saat itu.

Kisah panjang JA memberikan trauma berat untuknya, sampai akhirnya HIV terdeteksi pada dirinya.

Saat ini JA tengah ditangani oleh Yayasan Peduli Anak Terdampak HIV dalam menanggulangi traumanya dan kondisi gizi buruk yang ia alami.

Ketua Pertidi, David Ang mengatakan, untuk penanganan JA, pihaknya akan fokus kepada persoalan hukum dan kebijakan yang dialami JA dan khusus penanganan kesehatan serta gizi.

"Dalam penangan ini, yayasan Peduli Anak Terdampak HIV juga ikut bersama-sama agar JA dapat ditangani.

Setelah JA pulang, dan ditampung oleh Yayasan tersebut.

Kami akan memperjuangkan hak-hak hukum terhadap JA dan mengupayakan hadirnya rumah singgah," katanya.

Untuk diketahui Pertidi menunjuk Kuasa Hukum Kantor Hukum CN Iustitia (Adv. Arianto Nazara, S.H. dan Eben Haezer Zebua, S.H.) dan bekerjasama dengan Kantor Hukum CN Iustitia (Adv. Arianto Nazara, S.H. dan Eben Haezer Zebua, S.H.) dalam menangani kasus JA. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul KISAH Pilu JA, Bocah 12 Tahun yang Terjangkit HIV/AIDS Akibat Pelecehan dan Human Trafficking

Baca juga: 12 Siswa SD di Cianjur Terpapar HIV gara-gara Perilaku Orangtua

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved