Berita Demak

Dewan Pertayakan Sikap Pemkab Demak Bubarkan Panitia Pilkades Wonokerto

Dewan akan mempertanyakan langkah tegas Pemkab menanggapi pembubaran panitia Pilkades Wonokerto, setelah menggunakan anggaran negara.

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG/Tito Isna Utama
Ketua DPRD Demak Sri Fahrudin Bisri Slamet saat ditemui di rumah dinasnya. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Dewan akan mempertanyakan langkah Pemkab menanggapi pembubaran panitia Pilkades Wonokerto, setelah menggunakan anggaran negara.


Ketua DPRD Demak Sri Fahrudin Bisri Slamet mengatakan permasalahan harus ditanggapi dengan serius.


"Apakah regulasinya yang kurang atau memang ada sumberdaya manusianya yang mencari cela," kata Ketua DPRD Demak kepada Tribunjateng, Sabtu (17/9/2022).


Ketika panitia Pilkades Wonokerto sudah dibubarkan beberapa waktu lalu, Slamet sapaan akrbanya meminta ketegasan dari Pemkab ataupun Pemdes menanggapi hal itu .


"Kepanitian sudah berjalan dan sudah memakai uang negara, itu perlu ditanggung jawabkan karena outputnya tidak ada sehingga pemkab untuk bisa memberikan sesuatu sesuai aturan ," jelasnya.


Bila hanya sekedar dibubarkan kata Slamet, bukan menjadi suatu jalan keluar untuk menyelesaikan permasalahan.


"Panitia tidak seperti itu, tidak punya tangung jawab, harus pemkab bersikap  tegas. karena panitia sudah berjalan setengah lebih artinya ada uang negara yang digunakan harus ada pertangung jawaban," jelasnya.


Ketegasan lanjutnya, harus segera diambil supaya tidak berdampak pada yang lain.


"Artinya tidak menimbulkan apapun sehingga ini menjadi peristiwa yang terjadi pertama dan terakhir," tuturnya.


Selain meminta ketegasan sikap dari Pemkab, pihaknya akan memantau terus perkembangan polemik Desa Wonokerto.


"Dari dewan pasti akan menanyakan seperti itu, dan kami akan melihat langkah pemkab seperti apa," tutupnya (ito)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved