Breaking News:

Berita Kriminal

Kuras ATM Milik Pedagang Kelontong, Pria di Sragen Foya-foya Beli 18 Baju, 3 Ponsel hingga Motor

Unit Reskrim Polsek Sukodono meringkus Noferdi (31), warga Dukuh Mangen, Desa Baleharjo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muslimah
Polres Sragen
Anggota Polsek Sukodono ketika melakukan olah TKP di toko kelontong milik korban, Muhammad Rizky Romadhoni (34) di Dukuh Sridarto, RT 01, Desa Balejaharjo, Kecamatan Sukodono, Sragen 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Unit Reskrim Polsek Sukodono meringkus Noferdi (31), warga Dukuh Mangen, Desa Baleharjo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Kamis (15/9/2022) malam.

Tersangka ditangkap seusai mencuri kartu ATM.

Pelaku mencuri kartu ATM tersebut ketika berpura-pura membeli di toko kelontong korban, Muhammad Rizky Romadhoni (34), di Dukuh Sridarto, Desa Balejaharjo, Sukodono, Sabtu (10/9) lalu.

Dari ATM BRI tersebut, Noferdi berhasil menarik tunai uang Rp 33 juta di dua tempat.

Selanjutnya, pelaku menggunakan uang tersebut untuk membeli handphone dan sepeda motor.

Baca juga: Penjual Es di Madiun Jadi Tersangka Kasus Bjorka, Teman MAH Cerita Seminggu Lalu WA-nya Kena Hack

Baca juga: Istri Iwan Budi Sebut Ada 1 Barang di TKP yang Bukan Milik Suaminya: Tolong Kawal Terus Kasus Ini

Kasi Humas Polres Sragen, Iptu Ari Pujiantoro mengatakan, kejadian bermula ketika korban menaruh kartu ATM BRI miliknya di meja toko.

Tidak berselang lama, pelaku datang dan berpura-pura belanja.

Setelah merasa situasi aman, pelaku mengambil kartu ATM korban yang berada di meja toko.

Keesokan harinya pelaku mengambil uang tarik tunai di BRI Link Dukuh Ngaring Rejo, Desa Newung, Sukodono, sebesar Rp 13 juta.

Selanjutnya di BRI Link Tangkil dia menarik uang Rp 20 juta.

Pelaku menggunakan uang tersebut untuk berbelanja perlengkapan pribadi dan hanya menyisakan Rp 6.090.000.

"Dari uang tersebut, pelaku membeli satu buah handphone merek Vivo T 1, satu handphone Vivo Y 22, satu headphone Fomee dan satu headset KA01.

Pelaku juga membeli dua nomor Smartfren, 18 potong pakaian, satu gesper hitam, dan satu sepeda motor Yamaha N-max hitam berpelat nomor AD 6119 YE," kata Ari, Jumat (16/9).

Pelaku mengangsur sepeda motor tersebut sebanyak dua kali menggunakan uang hasil kejahatan sebesar Rp 2.712.000. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved