Berita Kriminal

Rekayasa Pemuda Babak Belur Buat Laporan Palsu Dibongkar Polisi, Alasannya Karena Malu

Rekayasa seorang pemuda babak belur datang ke kantor polisi terbongkar, ia nekat buat laporan palsu karena malu.

Editor: rival al manaf
istimewa
MF (27) pria asal Cikarang Utara yang membuat laporan palsu dianiaya hingga dibuang di Sukabumi ternyata membawa kabur seorang anak perempuan. 

TRIBUNJATENG.COM - Rekayasa seorang pemuda babak belur datang ke kantor polisi terbongkar, ia nekat buat laporan palsu karena malu.

Ia malu mengakui bahwa babak belur diamuk massa karena membawa kabur anak orang kepada teman-temannya.

Oleh karena itu ia memilih lapor polisi sebagai korban penganiayaan dan penculikan 

Pemuda itu berinsial MF (27) warga Cikarang Utara.

Baca juga: Jadwal Liga Inggris Wolves Vs Man City, Tottenham Vs Leicester Main, Chelsea Vs Liverpool Ditunda

Baca juga: BPCB Masih Selidiki Kasus Pembongkaran Benteng Dalem Patih Singopuran Sukoharjo

Baca juga: Sinopsi Drakor Little Women Episode 5, Tayang di Netflix Malam Ini, In Joo Jadi Asisten Hyo Rin

Ia membuat laporan palsu dan mengaku diculik serta dianiaya hingga dibuang di Sukabumi ternyata bermasalah dengan keluarga pacarnya yang berinisial IT.

Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim menceritakan MF dan IT menjalin kasih dan kumpul kebo di sebuah kontrakan di Rengasbandung, Kedungwaringin, tanpa sepengetahuan orang tua IT.

"Bahwa yang sebenarnya itu adalah dia membawa lari gadis orang, inisialnya IT dikontrakkan di Kedungwaringin, Rengasbandung," ucap Mustakim saat dikonfirmasi, Sabtu (17/9/2022).

Karena kehabisan uang, IT kembali ke rumahnya yang tak jauh dari kontrakan mereka berdua, sehingga keluarga IT akhirnya mengetahui bahwa selama ini ia kumpul kebo bersama MF.

Hal tersebut memancing amarah keluarga IT.

Kemudian pada Rabu (13/9/2022) dini hari lalu, pihak keluarga IT bersama para warga menggerebek keduanya di kontrakan tersebut dan MF dibawa ke kantor RT.

"Setelah itu, karena di situ diketahui bahwa dia itu bukan suami istri ya akhirnya dikeroyok warga," kata Mustakim.

MF lalu pulang ke rumahnya di kawasan Pasir Gombong, Cikarang Utara, setelah satu bulan kabur dari rumah.

Kemudian ia yang merasa malu mengakui perbuatannya saat ditanyakan penyebab wajahnya yang telah babak belur.

Lalu mengarang cerita sehingga teman-temannya mendorong MF untuk melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved