Hotline Semarang

Apakah Kehadiran Pak Ogah di Penyeberangan Jalan Dilegalkan?

Pertanyaan pembaca Tribunjateng.com yang dikirim ke redaksi melalui rubrik hotline.

Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Ponco Wiyono
Ilustrasi. Alih-alih lampu lalu lintas, justru "Pak Ogah" yang berfungsi membantu pengguna jalan melintas pertigaan Sriagung, Kecamatan Cepiring. Seperti yang terjadi pada Senin (14/3/2016). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini pertanyaan pembaca Tribunjateng.com yang sudah dikirim ke redaksi melalui rubrik Hotline Semarang.

Pertanyaan itu dicarikan jawaban dari narasumber yang berkompeten menjawab.

Pertanyaan

Pak Kasat, saya mau tanya kenapa ya di sepanjang jalan Tugurejo-Mangkang itu banyak Pak Ogah. Apakah keberadaan mereka sebagai pembantu pengatur lalu lintas itu legal? Kadang saya suka sebel karena mereka lebih mengutamakan penyeberang padahal di jalur utama masih macet. 

Pengirim: 08311960xxxx

Jawaban

Pak Ogah itu tidak ada legalitasnya. Tapi keberadaan mereka di satu sisi ada kontribusi agar tidak terjadi kecelakaan di jalan. 

Terkait Pak Ogah yang lebih mengutamakan penyeberang, memang kadang menjengkelkan. Namun tidak semua Pak Ogah seperti itu. 

Kanit Lantas Polsek Tugurejo, Iptu Slamet. (*)
 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved