Berita Semarang

Health Expo 2022 Momentum Tingkatkan Kesehatan dan Kemanusiaan 

Central Java Health Expo 2022 di Mal Ciputra Semarang digelar sejak 14-18 September.

Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Agus Salim Irsyadullah
Peserta Health Expo 2022 menerima penghargaan dari DPD Asperapo Jateng. 

TRIBUNJATENG.COM, Semarang - Gelaran Central Java Health Expo 2022 di Mal Ciputra Semarang yang berlangsung sejak 14-18 September, diharapkan jadi momentum peningkatan kepedulian tentang pentingnya kesehatan dan kemanusiaan. 

Ada misi khusus untuk mengedukasi masyarakat tentang pola hidup sehat yang kini ramai digencarkan. 

"Kita harus aktif kampanyekan bagaimana menjaga kesehatan dan kebersihan dalam kehidupan sehari-hari," kata Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Jawa Tengah, Titah Listiorini pada Minggu (18/9/2022). 

Untuk mendukung misi itu, kata Titah pihaknya menggandeng berbagai instansi kesehatan menampilkan alat kesehatan yang tersedia melalui stan-stan. 

Stan-stan itu berjumlah 30 yang terdiri dari klinik kecantikan, klinik kesehatan, PMI, rumah sakit hingga toko alat kesehatan. 

Nantinya, alat kesehatan itu bisa digunakan membantu masyarakat yang membutuhkan. 

"Di masing-masing stan ada fasilitas kesehatan yang bisa dimanfaatkan masyarakat," imbuhnya. 

Di Central Java Health Expo 2022 bertepatan HUT PMI ke 77 ini, antusias masyarakat tentang kesehatan dan solidaritas kemanusiaan begitu tinggi. 

Hal itu terlihat dari banyaknya antrean pengunjung di stan PMI yang terus berdatangan.

"Antrean di PMI untuk donor darah belum berhenti. Ini menandakan masyarakat mulai lebih peduli tentang kesehatan dan kemanusiaan setelah covid kemarin," imbuhnya. 

Melalui acara ini, ia berharap masyarakat tidak begitu saja abai dengan kesehatan. 

"Tentunya semoga masyarakat lebih peduli kesehatan. Yang tadinya abai lebih peduli," katanya. 

Sementara itu, Ketua PMI Jateng, Sarwa Permana menekankan tentang pentingnya layanan gratis, mulai dari cek darah, golongan darah, cek kolestrol, asam urat, dan juga memberikan edukasi masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat. 

“Dalam kesempatan ini paling tidak kita bisa sosialisasi, bahwa tugas PMI itu tidak hanya donor darah tapi juga suporting layanan kebencanaan, layanan kesehatan, edukasi bagaimana hidup sehat,” imbuhnya. (*)
 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved