Berita Sragen

Ingin Dinikmati Semua Kalangan, Indri Sulap Singkong Jadi Bolu Tiwul

Berbahan dasar singkong, Indri Wulandari warga Sragen, membuat bolu tiwul.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Indri Wulandari ketika menunjukkan produk bolu tiwul di pameran UMKM Sangirun Fair di lapangan sepak bola Desa Krikilan, Kalijambe, Sragen, Minggu (18/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Berbahan dasar singkong, Indri Wulandari warga Dukuh Bukuran, RT 12, Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen membuat bolu tiwul.

Bolu tiwulnya tersebut, ia kenalkan saat pameran UMKM di acara Sangiran Fair di lapangan sepak bola Desa Krikilan selama dua hari, Sabtu dan Minggu (17-18/9/2022).

Indri sapaan akrabnya itu mengaku membuat sendiri tepung berbahan dasar singkong yang digunakan dalam pembuatan bolu tiwulnya. Dirumahnya, dirinya akhirnya mencoba membuat kreasi bolu tiwul pada 2020 lalu.

Ide bolu berbahan dasar singkong ini ia dapat sendiri. Dirinya mengaku bosen dengan peminat tiwul hanya dari kalangan orangtua, ia menginginkan tiwul dinikmati semua kalangan.

"Awalnya kalau tiwul itu kan hanya biasa, peminatnya orangtua. Pengen lebih agar disukai banyak orang, kalangan muda, anak-anak akhirnya saya berinisiatif membuat bolu tiwul," katanya, Minggu (18/9/2022).

Sebelumnya Indri mengaku membuat roti kering, namun trend roti kering hanya musiman yakni ketika lebaran saja. Indri akhirnya menjajal jenis kue lain seperti bolu tape, brownis, bolu tiwul, bolu pandan dan tiwul original.

Untuk bolu tiwul sendiri tersedia dalam tiga jenis rasa, bolu tiwul original, pandan dan red velvet. Memproduksi setiap hari, roti-rotinya itu dititipkan ke warung-warung snack.

"Produksi kue setiap hari, untuk bolu tiwul 200 pcs setiap hari. Kalau yang besar tergantung pesanan, yang kecil harganya seribu, yang besar Rp 20 ribu per boks," lanjut Indri.

Kendala Bahan Dasar

Meskipun berbahan dasar singkong, Indri mengaku ada saat-saat singkong sulit untuk didapat yakni ketika para masyarakat tidak menaman singkong.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved