Berita Semarang

Jangan Sampai Kasus Tenggelam, Permintaan Istri Pegawai Bapenda Kota Semarang yang Tewas Dibunuh

Iwan Budi ditemukan tewas dengan kondisi terbakar dan beberapa bagian tubuh hilang di kawasan Pantai Marina Semarang.

Editor: deni setiawan
Rahdyan Trijoko Pamungkas
Istri Iwan Budi, Theresia Onee Anggarawati mencurahkan isi hatinya paska diumumkan hasil tes DNA yang identik dengan jenazah terbakar di pantai Marina Semarang, Jumat (16/9/2022). 

Wadah Perlindungan Saksi

Sehari sebelum ditemukan tewas, seharusnya Iwan Budi menghadiri pemanggilan sebagai saksi kasus korupsi atas dugaan penyalahgunaan aset di BPKAD Kota Semarang senilai Rp 3 miliar.

Pihaknya menyayangkan tidak adanya perlindungan terhadap suaminya saat dipanggil menjadi saksi kasus korupsi.

"Saya tidak minta pun harusnya ada (perlindungan)," ucap dia.

Menurutnya, seharusnya ada wadah untuk melindungi keselamatan para saksi dan keluarganya.

Hal ini dilakukan untuk mencegah kejadian seperti yang dialami oleh suaminya tersebut terluang kembali.

"Kalau itu betul dia (Iwan) menjadi saksi tolong ada wadah untuk melindungi saksi."

"Cukup pak Iwan yang menjadi korban."

"Keluarga korban saya rasa juga harus ada perlindungan," ujarnya.

Hingga saat ini, pihaknya juga belum mendapatkan kepastian terkait kapan jenazah suaminya diantar kepada pihak keluarga.

"Mungkin polisi masih mencari bagian-bagian yang hilang," ujar dia.

Iwan Budi dan kondisi motor hangus terbakar.
Iwan Budi dan kondisi motor hangus terbakar. (istimewa)

Baca juga: FAKTA BARU Kasus Iwan Budi PNS Bapedda yang Dibunuh : Sang Istri Tanyakan Laptop di TKP Milik Siapa?

Laptop Bukan Milik Korban

Namun, dia justru mempertanyakan adanya temuan laptop di lokasi kejadian penemuan jasad suaminya.

Dia meyakini laptop tersebut bukan milik suaminya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved