Berita Semarang

Mirisnya Nelayan Semarang saat Harga BBM Naik, Ikan Malah Turun

Nelayan Semarang kini semakin terhimpit menyusul naiknya harga BBM ditambah harga ikan yang turun.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/ Iwan Arifianto
Nelayan saat bekerja di kawasan tambak Mangunharjo, Tugu, Kota Semarang, Sabtu (17/9/2022) . 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Nelayan Semarang kini semakin terhimpit menyusul naiknya harga BBM ditambah harga ikan yang turun.

"Iya harga ikan seperti blanak turun, eh harga BBM malah naik," ujar nelayan Kudu, Genuk, M Anwar (35) kepada Tribunjateng.com, Sabtu (17/9/2022).

Harga ikan blanak turun diharga Rp25 ribu.

Sebelumnya harga ikan di angka Rp35 ribu.

Begitupun dengan harga ikan Bandeng, kiper, juga turun.

"Ya kami hanya bisa bersyukur dengan kondisi yang ada. Berontak malah tidak bisa kerja," terangnya.

Ia sekali melaut habis tiga sampai empat liter pertalite menggunakan mesin 9PK.

Harga eceran pertalite ukuran botol minuman 1,5 liter Rp17 ribu ukuran botol 1,5 liter.

"Siasatinya sambil pakai bahan bakar gas (BBG)," terangnya.

Nelayan Genuk, Riyanto (40) menyebut, kesulitan mendapatkannya BBM sehingga terpaksa beli di pengecer.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved