Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liga 3 Jateng 2022

Persiku Kudus Hanya Kuat Imbang dalam Laga Perdana Liga 3

Persiku Kudus hanya mampu memetik satu poin dalam laga perdana Grup L Liga 3 Jateng.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: sujarwo
Humas Persiku
Pemain Persiku saat membawa bola dalam pertandingan perdana melawan PSDB United Demak di Stadion Wergu Wetan. 

TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Persiku Kudus hanya mampu memetik satu poin dalam laga perdana Grup L Counterpain Liga 3 Jateng 2022.

Tim berjuluk Macan Muria itu hanya mampu menahan imbang tamunya PSDB United Demak dengan 1-1 di Stadion Wergu Wetan, Minggu 18 September 2022.

Dalam pertandingan kali ini berjalan cukup keras. Wasit terpaksa harus mengeluarkan 2 kartu merah dan 3 kartu kuning untuk Persiku. Kemudian untuk PSDB Demak 1 kartu merah dan 4 kartu kuning.

Awal babak pertama, skuad Persiku mamou bermain cemerlang. Terbukti pada menit ke-7 Persiku berhasil menyarangkan bola ke gawang PSDB melalui kaki Robi Habibi. Papan skor berubah 1-0.

Serangan demi serangan yang dilancarkan Persiku untuk menambah pundi-pundi gol rupanya tak berhasil. PSDB dengan pelatih Idrus Gunawan bermain solid. Bahkan PSDB pun beberapa kali sempat mengancam gawang Persiku Kudus yang dijaga David.

Pemain Persiku saat membawa bola dalam pertandingan perdana melawan PSDB United Demak di Stadion Wergu Wetan.
Pemain Persiku saat membawa bola dalam pertandingan perdana melawan PSDB United Demak di Stadion Wergu Wetan. (Humas Persiku)

Babak kedua, Persiku Kudus mencoba menekan pertahanan PSDB. Beberapa serangan dilancarkan. Namun malah jadinya petaka. Serangan balik PSDB  pada menit ke-57 berhasil menyarangkan bola ke gawang Persiku melalui kaki Ragi Dewantoro. Skor berubah 1-1.

Skor imbang membuat tempo permainan kian panas. Terbukti pada menit ke-66 Rafi Dewantoro harus keluar setelah mendapat kartu kuning kedua dari wasit.

Pada menit ke-73 ganti pemain Persiku Kudus yang mendapat kartu merah. Kali ini Agung Satria. Kemudian pada menit ke-83 Chanes Bondan Maulana juga harus keluar setelah mendapat kartu kuning kedua.

Hingga akhir pertandingan skor bertahan 1-1 meski beberapa kali PSDB melancarkan serangan karena unggul jumlah pemain. Hanya saja serangan itu selalu kandas.

Setelah pertandingan, pelatih PSDB Idrus Gunawan mengaku cukup puas dengan hasil yang dipetik anak asuhnya. Sebagai pendatang baru, timnya bisa menahan imbang tim sebesar Persiku.

"Ini hasil bagus bagi kami. Meski ada beberapa insiden di lapangan," kata Idrus.

Kemudian dari Persiku diwakili asisten pelatih, M Yasin, menyampaikan permintaan maafnya kepada suporter Macan Muria karena hasil yang kurang maksimal dalam laga pertama kali ini. Pihaknya janji akan mengevaluasi timnya agar bisa lebih baik pada pertandingan berikutnya.

"Kami minta maaf pada suporter, utamanya SMM (Suporter Macan Muria), kami harap mereka masih mendukung kami," kata Yasin.

Pertandingan yang berakhir imbang itu rupanya membuat suporter Persiku kecewa. Utamanya suporter yang ada di tribun utara stadion. Kekecewaan itu dilampiaskan dengan melempari pemain saat melakukan penghormatan setelah pertandingan.

Selain itu, ratusan suporter juga mendatangi pintu utama stadion untuk meluapkan rasa kecewa mereka kepada tim. Mereka memaksa bertemu dengan perwakilan manajemen.

Akhirnya suporter membubarkan diri setelah perwakilan dari mereka bertemu dengan manajemen. Dalam kesempatan itu, Manajer Persiku Achmad Faisal meminta maaf dan janji akan memberikan yang lebih baik pada pertandingan setelahnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved