AC Milan

Skenario Berbeda Pioli di Laga AC Milan vs Napoli, Menyesuaikan Absennya Leao Hingga Rebic

Pelatih AC Milan Stefano Pioli diprediksi akan membuat skenario berbeda jelang AC Milan vs Napoli pada Senin (19/9/2022) pukul 01.45 WIB.

Editor: rival al manaf
(Marco Luzzani / GETTY IMAGES EROPA / Getty Images via AFP)
Stefano Pioli, Pelatih Kepala AC Milan, merayakan dengan para pemainnya di akhir pertandingan Coppa Italia antara AC Milan dan Genoa CFC di Stadio Giuseppe Meazza pada 13 Januari 2022 di Milan, Italia. (Foto oleh Marco Luzzani/Getty Images) 

Selama ini Pioli selalu menggunakan fomasi 4-2-3-1, tetapi dirinya tengah menguji skema 4-3-3 dan 4-3-2-1 saat berhadapan dengan Napoli nanti.

Dalam formasi 4-2-3-1, Pioli kerap memasang Sandro Tonali, Ismael Bennacer, dan Tommaso Pobega sebagai dua pivot yang saling bergantian.

Mengingat absennya Leao, maka perubahan pertama yang disiapkan adalah mengubah posisi Alexis Saelemaekers.

Alexis Saelemaekers selama ini biasa beroperasi di sektor kanan, kemungkinan besar bakal digeser ke posisi sayap yang berlawanan.

Kehilangan Ante Rebic dan Divock Origi yang masih cedera, membuat Pioli hanya bisa mengandalkan Olivier Giroud sebagai ujung tombak.

Oleh karena itu, Saelemaekers bisa dipasang sebagai winger kiri dengan Junior Messias berada di posisi sayap kanan.

Nama seperti Yacine Adli juga tidak dikesampingkan oleh Pioli dalam meramu strateginya.

Yacine Adli bisa dicoba diposisikan sebagai penyerang sayap kiri nantinya mengingat ia sempat dimainkan di posisi tersebut dalam sesi latihan oleh Pioli.

Meski belum banyak tampil, Adli merupakan pemain yang berposisi asli sebagai gelandang serang yang biasa bermain dalam posisi 4-2-3-1.

Tidak hanya itu saja, Pioli juga bisa jadi menghidupkan kembali skema legendaris di San Siro yang sempat melegenda bersama Carlo Ancelotti.

Ya, AC Milan sempat disegani karena skema 4-3-2-1 yang dikenal dengan formasi pohon cemara saat masih dibesut Carlo Ancelotti.

Berkat formasi pohon cemara itu, AC Milan tidak hanya disegani di Liga Italia, tetapi berjaya di Liga Champions.

Kala itu, dua sosok, yakni Clerence Seedorf dan Ricardo Kaka, mengambil peran sebagai trequartista ganda yang berada di belakang Andriy Shevchenko atau Filippo Inzaghi.

Peran trequartista tadi bisa dijumpai dalam diri Brahim Diaz, Charles De Ketelaere, dan Adli.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved