Berita Kudus

Cat Rescue Kudus Selamatkan Nyawa Kucing Liar Yang Sakit

Biasanya kucing-kucing yang dirawat adalah kucing liar yang sakit, kucing yang tertabrak, dan kucing peliharaan yang telah ditinggalkan lantaran sakit

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG/Rezanda Akbar
Caption : Penangkaran Cat Rescue Kudus yang merawat kucing-kucing liar yang sakit. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Hewan kucing memiliki daya tarik akan kelucuan dan keimutannya, tingkahnya yang lucu dan menggemaskan menjadikan hewan berbulu gemas ini menjadi peliharaan sejuta umat.

Ada banyak pecinta kucing di Indonesia, setiap pecinta kucing memiliki caranya tersendiri untuk mengungkapkan rasa sayang dan cintanya.

Bahkan di Kabupaten Kudus, ada komunitas pecinta kucing yang secara rela merawat kucing-kucing jalanan yang sakit, yakni Cat Rescue Kudus.

Baca juga: Sebelum Sembelih Kucing Hamil dan Memasaknya, RD Pernah Potong Ayam Sekandang: Kelakuannya Berubah

Biasanya kucing-kucing yang dirawat adalah kucing liar yang sakit, kucing yang tertabrak, dan kucing peliharaan yang telah ditinggalkan lantaran sakit.

Kucing-kucing tersebut nantinya akan diobati dan ditreatment sesuai dengan penyakit yang si kucing derita.

"Kucing memiliki berbagai penyakit, dia juga merasakan kesakitan seperti manusia. Jadi harus dikenali terlebih dahulu kucingnya kena penyakit apa," ucap Wulandari kepada Tribunjateng.com Senin (19/9/2022).

Wulan mencontohkan bahwa ketika kucing sakit Hepatitis, maka berbeda cara perawatan maupun obatnya.

"Kucing penderita Hepatitis, mata, telinga dan gusi berwarna kuning. Cara penanganannya kami berikan ramuan berupa telur kuning, kunyit terus temulawak dan madu lalu kami sepetkan," katanya.

Saat ini dalam penangkaran penyembuhan terdapat puluhan kucing.

Kucing tersebut ditangkar dalam kandang secara terpisah dan diperhatikan makanan maupun minuman.

Kucing-kucing tersebut biasanya menjalani perawat kurang lebih seminggu.

Usai kucing dipastikan sembuh kemudian akan dilepaskan kembali.

"Habis kucing sembuh nanti dilepas kembali, terserah kucingnya mau liar kembali silakan atau mau di penangkaran ya boleh," jelasnya. (Rad)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved