Berita Purwokerto

DUH GUSTI! Kakek Pekerja Bangunan Sekolah Nekat Pegang Alat Vital 3 Siswi SD di Sekolah

WAR (59) warga Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, diamankan Satreskrim Polresta Banyumas karena melakukan pencabulan terhadap bocah dibawah

Ist. Polresta Banyumas
Pelaku pencabulan WAR (59) warga Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, saat diamankan Satreskrim Polresta Banyumas karena melakukan pencabulan terhadap bocah dibawah umur, Jumat (16/9/2022).  

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO -- WAR (59) warga Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, diamankan Satreskrim Polresta Banyumas karena melakukan pencabulan terhadap bocah dibawah umur.

Tersangka melakukan pencabulan terhadap tiga bocah siswa SD di Purwokerto yang masih berumur 10 tahun. 

Tersangka merupakan seorang pekerja bangunan yang sedang bekerja di SD tempat para korban bersekolah. 

Kronologi bermula pada Selasa (13/9/2022) sekira pukul 10.00 WIB saat jam istirahat.

Salah satu korban sedang berdiri di depan kelas. 

Tiba-tiba melintas pelaku yaitu pekerja bangunan yang mana pada saat itu sedang memanggul pasir.

Selanjutnya setelah berada persis di depan korban pelaku dengan menggunakan tangan kanan memegang sambil berjalan mencolek bagian vital.

Korban sempat kaget dan terdiam.

Kasat Reskrim, Kompol Agus Supriyadi Siswanto mengatakan peristiwa ini dapat diketahui saat salah satu korban mengadu kepada guru mereka. 

Siswa itu mengatakan saat istirahat alat kelaminnya dipegang oleh pelaku. 

"Kemudian disusul korban lainnya yang mengatakan bahwa bagian vitalnya juga dipegang oleh pelaku. 

Mendengar pengakuan siswanya tersebut, kemudian pihak sekolah melaporkannya ke Polresta Banyumas," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (19/9/2022). 

Saat diamankan dan dilakukan interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya. 

Adapun motifnya sendiri adalah karena pelaku suka dengan anak kecil.

Saat ini pelaku diamankan di Mapolresta Banyumas bersama barang bukti. 

Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu potong kaos lengan panjang warna hijau, satu potong celana training panjang warna hitam, satu topi berwana coklat, satu potong baju lengan panjang warna putih, satu potong celana panjang warna abu abu, satu potong celana dalam warna biru dan satu potong kaos dalam putih. 

Saat ini pelaku diamankan guna proses hukum lebih lanjut. 

Adapun ancaman hukumannya adalah Pasal 82 Undang-Undang Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

Adapun pasal tersebut berbunyi setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. (jti)

Baca juga: Apa Itu Consigliere? Pekerjaan Song Joong Ki di Drakor Vincenzo, Ini Kaitannya dengan Mafia

Baca juga: Ini Bantahan Marc Marquez atas Tudingan Biang Kerok Kecelakaan Fabio Quartararo dan Takaaki Nakagami

Baca juga: Daftar Orang yang Beresiko Besar Terkena Diabetes Tipe 2

Baca juga: Cerita Mistis Istana Buckingham Inggris Tempat Tinggal Mendiang Ratu Elizabeth II

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved