Berita Solo

Harga Cabai Mulai Merangkak Naik Rp 25 Ribu di Pasar Legi

Harga cabai rawit merah pekan lalu Rp 45 ribu per kilogram, kemudian sekarang naik menjadi Rp 65 ribu per kilogram.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: raka f pujangga
Tribun Jateng/Muhammad Sholekan
Suasana penjual bumbu dapur di salah satu kios di Pasar Legi Solo, Senin (19/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pasca dua pekan pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, harga cabai rawit merah tembus di harga Rp 65 ribu per kilogram atau naik Rp 25 ribu dibandingkan pekan lalu di Pasar Legi Solo, Minggu (19/9/2022).

Pedagang cabai di Pasar Legi Solo, Painah mengatakan harga tersebut mengalami kenaikan setelah BBM yang naik pula.

Namun, menurutnya, kenaikan harga BBM bukanlah faktor penyebab naiknya harga cabai.

"Cabainya cenderung naik (harganya), tapi faktor terbesarnya kalau stoknya banyak pasti harganya jatuh (murah)," ungkapnya, Senin (19/9/2022).

Baca juga: Harga Cabai Kembali Merangkak Naik di Kabupaten Semarang, Karena Hasil Panen Menurun?

Painah menjelaskan, harga cabai rawit merah sepekan sebelumnya sempat di angka Rp 45 ribu per kilogram. Namun, kini harga cabai rawit merah cenderung naik.

"Pekan sebelumnya harganya Rp 45 ribu per kilogram tapi sekarang Rp 65 ribu per kilogram. Harganya sih masih naik turun, tapi ini cenderung naik pelan-pelan," jelasnya.

Dia menjelaskan, sampai sekarang tidak ada kendala stok.

Sedangkan untuk harga kisarannya adalah cabai hijau Rp 28 ribu/kilogram, cabai keriting merah Rp 50 ribu/kilogram, merah besar Rp 30 ribu/kilogram, dan teropong hijau Rp 20 ribu per kilogram.

"Memang cenderung naik itu rawit merah sama merah kriting, kalau cabainya yang lain cenderung stabil," tuturnya.

Sementara itu, Tri Wahyuni salah satu penjual bahan pokok beras mengatakan meski tidak signifikan ada kenaikan Rp 500 hingga 1.000 per kilogramnya.

Dia mengatakan, bahwa kenaikan tersebut sejak harga BBM awal bulan lalu.

"Dampak BBM belum terasa tapi beras naik sedikit sudah seminggu lalu," ungkapnya.

Selain itu, Tri menyampaikan bahwa sejak kenaikan harga beras pekan lalu, ada pihak dari Bulog yang datang menawarkan beras di bawah harga pasar.

"Pekan lalu ada Bulog nawarin beras Rp 8.500 per kilogramnya. Saya ngambil 1 kwintal, kan lumayan," tandasnya.

Menurut daftar harga dari Lurah Pasar Legi Nur Rahmadi per 16 September 2022 beras IR 65 Rp 10.500/kilogram, beras premium Rp 12.500/kilogram, Mentik Rp 13.000/kilogram, dan Bulog Rp 9.000/kg.

Sedangkan harga daging ayam ras menjadi Rp 32 ribu/kilogram, turun Rp 2.000 dari pekan lalu. Harga telur juga mengalami penurunan Rp 500 dari pekan lalu menjadi Rp 25.500/kilogram. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved