Berita Pati

Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro Dukung Digital Learning di Sekolah

Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro mendukung pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran di sekolah (digital learning)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: muslimah
Prokompim Setda Kabupaten Pati
Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro saat meninjau pembelajaran digital di SMP Islam Al-Azhar 46 Pati beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro mendukung pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran di sekolah (digital learning).

Hal itu seperti yang ia lihat saat meninjau pembelajaran di SMP Islam Al-Azhar 46 Pati, Senin (12/9/2022) lalu.

"Bagus. Di sini sudah ada pembelajaran dengan digitalisasi. Sangat memudahkan. Anak-anak, siswa-siswi di sini juga sudah terbiasa untuk beradaptasi dengan teknologi yang ada," kata dia.

Menurut Henggar, pemanfaatan teknologi digital memudahkan pemahaman siswa.

Dalam hal ini anak-anak belajar menggunakan gawai pendukung, di antaranya iPad, Smart TV, dan proyektor yang mendukung siswa mengakses bahan pembelajaran di era digital.

Di luar teknis pembelajaran, Henggar juga menyinggung pentingnya piranti teknologi untuk mendukung keamanan di sekolah.

"Pembelajaran berjalan dengan baik. Di semua kelas ada CCTV yang harapannya manakala terjadi sesuatu di situ gampang dibuka. Pihak sekolah mudah memantau kondisi, baik dalam proses pembelajaran maupun di luar pembelajaran," tandas Henggar.

Ketua Yayasan Nadira Ummul Yatama, Budi Ponco Prakoso, mengatakan pembelajaran digital class dengan ipad classroom ini diimplementasikan di kelas 4,5, 6 SD dan SMP seluruh kelas. 

Menurut Budi, dengan metode pembelajaran digital yang diterapkan selama ini, siswa jadi tidak "kagok" ketika melakukan pembelajaran daring saat pandemi Covid-19.

"Saat pandemi alhamdulillah kami tidak menemukan kendala yang berarti karena murid-murid sudah terbiasa pembelajaran secara online juga," kata dia, Senin (19/9/2022).

Direktur Pendidikan Sekolah Islam Al-Azhar Pati, Siti Rohana, mengatakan bahwa pembelajaran digital class bukan berarti serta merta bebas mengakses semua portal (situsweb).

"Kami memiliki sistem pengontrolan dan keamanan untuk murid. Kami kontrol mana portal-portal yang bisa mereka akses, baik selama di kelas maupun di rumah," jelas perempuan yang akrab disapa Roro ini.

Pengontrolan ini dilakukan atas kesepakatan guru dengan orang tua murid. 

"Sehingga yang namanya kecanduan gawai, atau screen time yang berlebihan, in syaa Allah dapat dicegah dengan sistem ini," jelas Roro. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved