Berita Ungaran

Mencoba Pulih dari Pandemi, Jumlah Pengunjung Kampoeng Kopi Banaran Capai 90 Persen

Jumlah pengunjung di Kampoeng Kopi Banaran Bawen mengalami peningkatan drastis pada tahun 2022 ini.

TRIBUNJATENG/Reza Gustav
rez.tribun.jateng@gmail.com Lampiran 20.05 (10 menit yang lalu) kepada tribunjatengnewsroom Berhenti berlangganan Suasana barbeque camp di Kampoeng Kopi Banaran, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, KABUPATEN SEMARANG -  Jumlah pengunjung di Kampoeng Kopi Banaran, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah terbilang mengalami peningkatan drastis sejak awal bulan hingga menjelang akhir 2022 ini.

Dari penuturan Public Relations Kampoeng Kopi Banaran, Sandy Dwi, untuk tren wisata pada 2022 ini terbilang sudah pulih dari keterpurukan pada masa pandemi Covid-19 sejak 2020-2021 lalu.

“Diperkuat dengan tingginya kunjungan saat akhir pekan dan beberapa kegiatan event pariwisata kami,” ujarnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (20/9/2022).

Baca juga: PAD Wisata Kabupaten Semarang Capai 69 Persen Dari Target

Ia mengatakan, pada 2022 ini jumlah pengunjung tidak mesti sesuai harapan.

Disebut Sandy, pihaknya sempat mengalami penurunan jumlah pengunjung pada Juli-Agustus.

Menurutnya, kemungkinan karena masyarakat saat itu tengah disibukkan dengan kegiatan peringatan ke-77 Hari Kemerdekaan RI.

Meskipun Sandy tak menyebutkan perbandingan jumlah pengunjung sejak sebelum pandemi, ia membeberkan saat ini kedatangan pengunjung sudah mencapai 90 persen.

“Jadi bila dikalkulasikan, bisa dibilang pariwisata di tempat kami sudah pulih seperti semula," ujarnya.

Baca juga: Menikmati Akhir Pekan di Wisata Hutan Payau Cilacap, Ada Dermaga Cinta Hingga Rumah Apung

"Meskipun masih terdapat beberapa kegiatan dalam ruangan yang (konsumen) masih menggunakan masker dan pembatasan jumlah pengunjung,” imbuhnya.

Dari penilaiannya, para pengunjung masih tetap menyukai restoran dengan pemandangan alam yang indah seperti cafe Banaran Sky View yang masih satu area di Kampoeng Kopi Banaran.

Di Banaran Sky View sendiri para pengunjung bisa melihat pemandangan atau panorama danau Rawa Pening.

“Tentunya tidak lupa ditemani dengan alunan musik yang melengkapi kenyamanan saat berkunjung," kata dia

"Kemudian restoran lainnya adalah Barbeque Camp dengan konsep barbeque-an di liat ruangan dilengkapi fasilitas bean bag untuk menikmati barbequean sembari menonton film dengan big screen yang membuat pengalaman seperti nonton bioskop,” jelas Sandy.

Sandy mengungkapkan, pihaknya terus berinovasi agar masyarakat tidak bosan dan masih terus berkunjung ke lokasi wisata yang penuh dengan tanaman kopi itu.

Selain mencicipi kuliner dan menyegarkan pikiran, lanjut Sandy, kini pengunjung juga bisa menginap dengan konsep berkemah.

“Yang tak kalah digemari oleh pengunjung Kampoeng Kopi Banaran yaitu Banaran Coffee Camp yang memiliki konsep Camping di tengah perkebunan kopi dengan pemandangan Rawa Pening dan tujuh pegunungan,” ujarnya.

Ia juga membeberkan bahwa perkebunan kopi robusta terbesar di Jawa Tengah tersebut juga harus semakin dikenalkan ke pengunjung, satu di antaranya dengan tur wisata menggunakan mobil off road 4x4.

“Pengunjung akan diajak untuk tur ke Coffee Plantation dengan keseruan yang berbeda karena berkeliling sembari mengenal tentang perkebunan beserta sejarah kopi yang akan menambah wawasan pengunjung,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved