Berita Kudus

Seleksi Perangkat Desa di Kudus Segera Dimulai, Hartopo Pesan Agar Hati-hati

Bupati Kudus HM Hartopo berpesan agar proses pengisian perangkat desa berlangsung transparan. Selain itu dia juga berpesan agar hati-hati menyusul

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Catur waskito Edy
Rifqi Gozali
Bupati Kudus HM Hartopo saat sambutan dalam sosialisasi tahapan dan presentasi paparan program kerja perguruan tinggi dalam penyelenggaraan ujian penyaringan perangkat desa di Gedung Setda Lantai 4, Selasa (20/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo berpesan agar proses pengisian perangkat desa berlangsung transparan. Selain itu dia juga berpesan agar hati-hati menyusul ada di daerah lain seleksi perangkat berujung pada proses hukum di Pengadilan Tipikor.

"Transparan saja dan hati-hati, karena mengingat pengisian perangkat jadi sorotan," kata Hartopo dalam sosialisasi tahapan dan presentasi paparan program kerja perguruan tinggi dalam penyelenggaraan ujian penyaringan perangkat desa di Gedung Setda Lantai 4, Selasa (20/9/2022).

Hartopo melanjutkan, pengisian perangkat desa baginya sangat penting. Sebab, tanpa adanya perangkat desa yang mumpuni dan memadai jalannya layanan di tingkat desa tidak bisa maksimal.

"Pengisian perangkat penting sekali, di desa sebagai garda terdepan. Baiknya desa otomatis baiknya pemerintah daerah," katanya.

Masing-masing perangkat desa memiliki peran dan tugasnya sendiri. Maka dari itu tidak bisa kewajiban perangkat desa kemudian diserahkan kepada beberapa orang saja lantaran ada beberapa jabatan perangkat yang kosong.

"Misalnya di Desa Kajar hanya tinggal satu (perangkat desa). Saya kira perlu untuk kuantitas dan kualitas. Makanya tak suruh hati-hati. Lebih transparan dan hati-hati jangan sampai ada ranah yang unsurnya pidana," tandas dia.

Untuk pengisian perangkat desa di Kudus sebentar lagi akan bergulir. Berdasarkan keputusan Bupati Kudus Nomor 141/196/2022 terdapat 252 formasi perangkat desa pada 90 desa di Kabupaten Kudus.

Kemudian untuk prosesnya, kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Adi Sadhono, masing-masing dati 90 desa harus membentuk panitia pengisian perangkat desa. Kemudian pada 5 Oktober sampai 13 dibuka pendaftaran.

"Minimal pendaftar dua orang pada masing-masing formasi. Jika selama masa pendaftaran hanya terdapat satu pendaftar masa pendaftaran diperpanjang selam 7 hari kerja," kata Adi Sadhono.

Kemudian untuk tes seleksi akan berlangsung pada 13 Desember 2022. Lokasi tes seleksi menjadi kesepakatan antara panitia tingkat desa dan perguruan tinggi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved