Berita Semarang

Tim Damkar Semarang Butuh Satu Jam Evakuasi Tangan Terjepit

Tim penyelamat pemadam kebakaran Kota Semarang dan karyawan membutuhkan waktu satu jam untuk membantu korban.

TRIBUNJATENG/Muhammad Fajar Syafiq Aufa
Kasi Penyelamatan Pemadam Kebakaran Kota Semarang Listiyono 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim penyelamat pemadam kebakaran sempat kesulitan dalam mengevakuasi Zaeni Dahlan (22) warga Kabupaten Grobogan yang terjepit mesin cetak pada saat bekerja di industri percetakan Jalan Sunan Kalijaga IV, Pengaron Kidul, Kota Semarang, Selasa (20/9/2022).

Kasi Penyelamatan Pemadam Kebakaran Kota Semarang Listiyono menjelaskan, proses yang dilakukan oleh tim penyelamat Damkar Kota Semarang yaitu dengan membongkar mesin cetak  tersebut.

"Tadi kita bongkar semua rollnya itu, baru bisa tangan itu dikeluarkan," jelasnya dilokasi kejadian di Jalan Sunan Kalijaga IV, Penggaron Kidul, Kota Semarang.

Baca juga: Sempat Dikejar Pakai Pisau, Damkar Selamatkan WNA Mabuk yang Coba Lompat dari Lantai 8 Apartemen

Dalam melakukan proses evakuasi korban, tim penyelamat pemadam kebakaran Kota Semarang dan karyawan yang ikut membantu, hanya membutuhkan waktu satu jam.

"Kurang lebih satu jam," katanya.

Ia menjelaskan, kendala yang dihadapi dalam proses evakuasi korban yaitu perlatan yang dimiliki oleh tim damkar kurang tepat jika digunakan untuk mengevakuasi di tempat tersebut.

"Kendalanya satu kalau di tempat kita peralatanya kan besar semua, jadi untuk memotongi itu, aksesnya tidak ada, karena agak lama pakai gerinda kecil dan  kita gerinda nya besar semua," jelasnya.

Lanjutnya, alat-alat yang dimiliki tim penyelamat pemadam kebakaran tidak dapat dioperasikan secara optimal dalam proses evakuasi tersebut.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 8 Rumah TNI, Petugas Damkar Sempat Kewalahan gara-gara Angin Kencang

"Kesulitanya itu, butuh akses untuk yang lumayan longgar untuk mengoprasikan peralatan itu," ungkapnya.

Selain itu dirinya mengatakan, pada saat proses evakuasi berlangsung tangan korban yang terjepit tersebut sempat mengeluarkan darah.

"Berdarah, cuman karena tergencet, aliran darah terhenti, tidak sampai mengalir hebat," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved