Berita Kabupaten Semarang

1.500 Lembaga Kesenian Dapat Hibah Senilai Rp 11,25 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mengalokasikan dana hibah senilai Rp 11,25 miliar kepada 1.500 lembaga kesenian.

Dok Diskominfo Kabupaten Semarang
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbudpora, Slamet Widada, memberikan sosialisasi soal dana hibah bagi kelompok kesenian di Gedung IPHI Kecanatan Bringin, Selasa (20/9/2022) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang mengalokasikan dana hibah senilai Rp 11,25 miliar kepada sejumlah lembaga kesenian di Kabupaten Semarang pada 2022 ini.

Berdasarkan data dari Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbudpora, Slamet Widada, sebanyak 1.500 lembaga kesenian yang bergerak di bidang kesenian dan budaya akan menerima hibah ini.

Dia juga mengatakan bahwa setiap lembaga akan menerima senilai Rp 7,5 juta.

“Kami, Pemkab Semarang terus berupaya melestarikan kesenian lokal dan tradisional. Tujuannya sebagai salah satu tameng menghadapi serbuan aneka budaya asing di era global saat ini,” ujarnya melalui keterangan tertulis Diskominfo Kabupaten Semarang, Selasa (20/9/2022).

Baca juga: Universitas Amikom Purwokerto dan Indococo Pasific Laksanakan Kerjasama Hibah Kedaireka

Setelah dana hibah tersebut tersalurkan, lanjut Slamet, harapannya bisa langsung digunakan untuk membelanjakan bantuan sesuai proposal pengajuan.

Dia menjamin bahwa lembaga yang telah memenuhi persyaratan akan langsung menerima dana hibah. 

“Penyaluran akan ditransfer ke rekening atas nama lembaga tanpa potongan pajak,” imbuhnya.

Baca juga: Pelihara Kesenian Tradisional, DPRD Jateng Gandeng Sanggar Seni Paringga Jati Raras

Satu di antara pihak yang menerima bantuan hibah tersebut yakni kelompok musik di Desa Pakis, Kecamatan Bringin.

Dari penuturan Hanif Ismail (32) seorang musisi perwakilan kelompok musik bernama RFH di desa tersebut, bantuan itu akan dipakainya untuk menambah produktivitas kelompoknya.

“Kami senang mendengar hal tersebut," ujarnya.

"Kami berencana membeli alat musik baru karena alat-alat yang lama sudah rusak. Mudah-mudahan dengan alat musik baru, kami dapat kembali berkarya,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved