Fokus

Fokus: Tinggi Hati Awal Kehancuran

Beruntung Timnas Indonesia memiliki pelatih Shin Tae-yong. Tak hanya memperhatikan teknik dan skill pemain, coach Shin juga memperhatikan kepribadian

Penulis: galih permadi | Editor: m nur huda
tribunjateng/grafis/bram
Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi 

Tajuk Ditulis Oleh Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM - Beruntung Timnas Indonesia memiliki pelatih Shin Tae-yong. Tak hanya memperhatikan teknik dan skill pemain, coach Shin juga memperhatikan kepribadian pemainnya.

Akhir Agustus 2022 dalam pemusatan latihan Timnas U-19 Indonesia jelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2023, Shin Tae-yong mengkritik tiga pemainnya mulai tinggi hati. Mereka yakni Kakang Rudianto, Hokky Caraka dan Ronaldo Kwateh.

“Kakang, Hokky, jangan tinggi hati, Ronaldo juga jangan tinggi hati,” ujarnya diterjemahkan pelatih kiper, Yoo Jae-hoon, mengutip dari YouTube PSSI TV.

Kakang dianggap tinggi hati karena mampu menembus tim utama Persib Bandung dengan catatan tiga kali main di Liga 1.

Sementara itu, Hokky dianggap tinggi hati lantaran menjadi pemain tak tergantikan di Timnas U-19 Indonesia. Begitu juga dengan Ronaldo Kwateh yang sudah naik level ke Timnas U-23 dan senior dianggap pelatih menjadi tinggi hati.

Asisten pelatih Timnas U-19 Indonesia, Nova Arianto mengatakan sifat tinggi hati membuat performa pemain menurun. "Coaching staff fokus menyoroti beberapa pemain yang mulai tinggi hati dan mengalami penurunan performa selepas Piala AFF U-19 kemarin," kata Nova dilansir dari Instagram miliknya.

Beruntung ketiganya mengoreksi diri dan mampu membawa timnas lolos ke Piala Asia U-20 2023di Uzbekistan. Namun beda pandangan dari pengamat sepakbola, Bung Kusnaeni.

Dari tiga nama yang disebut tinggi hati, Bung Kus, demikian sapaannya, menganggap performa Ronaldo tidak maksimal selama gelaran Kualifikasi Piala Asia U-20. Ia meminta Shin Tae-yong untuk sementara mengistirahatkan pemain berusia 17 tahun tersebut.

Bung Kus pun meminta Ronaldo dikembalikan ke klubnya, Madura United agar bisa mengembalikan kepercayaan diri. “Memang di bawah ekspektasi ya penampilan Ronaldo saat ini. Orang tahu kan kemampuan Ronaldo seperti apa. STY juga tahu kemampuannya, dia ini pemain bagus. Cuma pemain muda kan masih sering labil performanya, nah itu sekarang yang dialami oleh Ronaldo,” ujarnya, Selasa (20/9/2022).

Jika Ronaldo dikembalikan ke klub, Bung Kus berharap Ronaldo tidak berkecil hati. “Pemain muda itu kalau tidak dipanggil timnas sebetulnya hal yang biasa karena memang masih belum stabil. Kalaupun diistirahatkan, Ronaldo juga jangan kecil hati karena itu biasa dalam sepak bola. Tujuannya untuk memacu dia agar kembali ke performa terbaiknya,” ujarnya.

Ya, tinggi hati dengan percaya diri nyatanya berbeda tipis. Kadang di dalam diri merasa percaya diri, bukan tinggi hati. Namun ketika ditelaah lebih dalam dari percaya diri menjadi sosok pribadi yang tinggi hati.

Menukil sebuah riwayat dalam kitab Biharul Anwar bahwa Imam Hasan bin Ali bin Abi Thalib RA menyebutkan tiga sumber kehancuran manusia, salah satunya yakni sikap tinggi hati. Merasa diri paling besar dan benar, melihat orang lain kecil dan selalu salah, tidak mau mendengar nasihat dan meremehkan orang lain.

Semoga pesan Shin Tae-yong bisa menjadi pengingat bagi kita semua: tinggi hati bisa jadi awal kehancuran. Seperti kata pepatah: "Jangan terlalu tinggi mengangkat kepala karena kesombongan. kelak kamu akan tertunduk malu karena kesombongan tersebut." (*/tribun jateng cetak)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved