Berita Karanganyar

Gibran dan Husein Wakili Jateng Dalam Festival Dalang Remaja/Anak Tingkat Nasional 2022

Gibran dan Radipta mewakili Jateng dalam Festival Dalang Anak/Remaja di Jakarta.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Girban dan Husein pamitan dengan jajaran Disdikbud di Kantor Setda Karanganyar untuk mengikuti Festival Dalang Anak/Remaja Tingkat Nasional 2022, Kamis (22/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Gibran Mahesa Javas Setiawan siswa kelas V SD dan Radipta Husein Asrori siswa kelas IX SMK mewakili Jawa Tengah dalam Festival Dalang Anak/Remaja yang digelar di Jakarta pada Kamis-Sabtu (22-24/10/2022).

Warga Desa Sroyo Kecamatan Jaten, Gibran akan membawakan lakon Anoman Obong dalam festival dalang kategori anak. Sedangkan Husein akan menampilkan lakon Kongso Adu Jago dalam festival dalang kategori remaja.

Gibran merasa senang dapat tampil kali pertama dalam festival tingkat nasional tersebut serta dapat dilihat oleh maestro dalang yang menjadi dewan jurinya.  Dia menyampaikan, menyukai wayang sudah sejak kecil. Ketertarikannya terhadap wayang kulit pertama kali bermula dari melihat video pernikahan orang tuanya dulu.

"Ayah dan mama kangen video nikah, distel di depanku. Ada pertunjukan wayang kulitnya. Saya nonton, lama-lama suka. Kalau wayang kulit mati (video), saya nangis," katanya kepada Tribunjateng.com di Kantor Setda Karanganyar sebelum pemberangkatan mengikuti festival, Kamis (22/9/2022).

Dalam meningkatkan kemampuannya, Gibran biasanya belajar menjadi dalang muda di Sanggar Sarotama. Saat ditanya siapa dalang favoritnya, siswa kelas V SD itu mengaku mengidolakan Dalang Kondang, Cahyo Kuntadi.

Sementara itu warga Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso, Radipta Husein Asrori mengatakan, baru pertama kali tampil dalam festival dalang tingkat nasional. Dia memang menyukai wayang kulit sejak kecil. Di sisi lain, pihak keluarga juga mendukung Husein dalam menggeluti kesenian wayang kulit. 

"Senang, dari provinsi seleksi bisa lolos tingkat nasional," ucap Siswa Kelas IX di SMK 8 Solo itu.

Dia berharap para generasi muda dapat menyukai wayang kulit karena merupakan kebudayaan Indonesia.

"Kalau tidak generasi muda, siapa lagi. Saged nguri-nguri, ngurip-ngurip kebudayaan," ungkapnya.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Karanganyar, Heri Sutrisno menambahkan, kedua dalang tersebut akan diusulkan untuk dapat tampil dalam pertunjukan wayang kulit serentak di 17 kecamatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-105 Kabupaten Karanganyar pada November 2022 mendatang. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved