Berita Karanganyar

Sulap Bekas Rumah Dinas Karyawan Pabrik Gula Tjolomadoe Jadi Kawasan Shopping Street

Pemkab Karanganyar melalui PUD Aneka Usaha menjajaki kerjasama dengan De Tjolomadoe.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Direktur PUD Aneka Usaha Karanganyar, Samidi 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui PUD Aneka Usaha menjajaki kerjasama dengan De Tjolomadoe untuk membuat kawasan shopping street. 

Lokasi shopping street tersebut akan memanfaatkan kawasan bangunan bekas rumah dinas karyawan Pabrik Gula Colomadu dulu yang berada di ruas jalan timur Kantor Kecamatan Colomadu tepatnya Jalan Sumur Bor Desa Malangjiwan. 

Direktur PUD Aneka Usaha Karanganyar, Samidi menyampaikan, Pemda melalui BUMD akan menyewa lahan tersebut untuk dapat dikembangkan guna menggerakan sektor perekonomian di kawasan tersebut. Pasalnya kawasan tersebut strategis karena dekat dengan kawasan De Tjolomadoe, Bandara Adi Soemarmo dan dekat dengan Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo. 

"Ini mau proses MoU. Kalau di-acc kita tindaklanjuti. Kalau tidak, kita masih punya alternatif banyak dengan De Tjolomadoe yang bisa dikembangkan," katanya kepada Tribunjateng.com di Kantor Setda Karanganyar, Kamis (22/9/2022).

Marketing Manager De Tjolomadoe, Achmad Ridho mengatakan, pengelolaan bangunan bekas rumah dinas tersebut di bawah konsorsium antara PT PP Persero dan PTPN IX. Di sekitar Jalan Sumur Bor tersebut ada sekitar 30 bangunan rumah dinas dari karyawan Pabrik Gula Colomadu dulu. 

"Itu yang akan dioptimalisasi, kerja sama antara BUMD melalui PUD Aneka Usaha dengan De Tjolomadoe. Dikembangkan menjadi royal shopping street. Sebuah pusat perbelanjaan premium. Dari hasil diskusi kami, nanti lebih ke anchor tenant brand-brand nasional baik fashion, F & B, ada sudut UMKM dan ada street center pusat pertunjukan," ucapnya. 

Dia menjelaskan, revitalisasi bangunan yang memanfaatkan bekas rumah dinas tersebut tetap mengedepankan koridor cagar budaya. Pasalnya dari sejumlah bangunan ada yang statusnya cagar budaya dan tidak. 

"Ada ikon yang menarik, Patung Mangkunegaran IV yang akan menjadi ikon royal shopping street," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved