Berita Banyumas

Waspada! Belasan Kecamatan di Banyumas Masuk Kategori Rawan Tanah Bergerak

Kepala BPBD Banyumas, Budi Nugroho mengatakan Banyumas memiliki potensi bencana yang selalu berulang

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Permata Putra Sejati 
Tim Basarnas dan BPBD saat mengevakuasi nenek yang tertimbun longsoran di Jalan Asrama RT 4 RW 4 Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Arcawinangun yang ambruk karena tergerus aliran Sungai Pelus, Selasa (20/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Akhir-akhir ini wilayah Kabupaten Banyumas dan sekitarnya sering dilanda hujan lebat.

Oleh karena itu masyarakat supaya lebih hati-hati karena menjadi potensi adanya bencana seperti banjir dan tanah longsor.

Apalagi beberapa hari yang lalu sempat terjadi longsor di Kelurahan Arcawinangun, Purwokerto Timur yang memakan satu orang korban.

Adapun BPBD Banyumas memetakan wilayah rawan bencana di Banyumas.

Baca juga: Pengakuan Wartawan Dianiaya dan Dicekoki Air Kencing oleh Oknum ASN Pemkab Karawang

Baca juga: Hubungan Carlos Fortes dan PSIS Semarang Putus Gara-gara Uang? Ini yang Sebenarnya Terjadi

Ada belasan Kecamatan yang masuk dalam wilayah rawan tanah bergerak.

Kepala BPBD Banyumas, Budi Nugroho mengatakan Banyumas memiliki potensi bencana yang selalu berulang.

Terutama yaitu yaitu tanah bergerak, banjir, dan juga angin kencang.

"Untuk tanah bergerak ada 19 Kecamatan yang berpotensi," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (22/9/2022).

Ke-19 Kecamatan tersebut yaitu Lumbir, Gumelar, Pekuncen, Ajibarang, Cilongok, Kedungbanteng, Karanglewas, Purwojati, Jatilawang, Wangon, Kemranjen, Rawalo, Kebasen, Banyumas, Kalibagor, Somagede, Sumpiuh, Tambak, dan Sumbang.

Sedangkan untuk banjir ada enam Kecamatan yaitu Banyumas, Kemranjen, Sumpiuh, Tambak, Kalibagor, dan Lumbir.

Sementara itu untuk pemetaan wilayah untuk angin kencang ada 16 Kecamatan. 

Yaitu Pekuncen, Kedungbanteng, Karanglewas, Baturraden, Sumbang, Kembaran, Purwokerto Timur, Purwokerto Utara, Purwojati, Kalibagor, Somagede, Kemranjen, Tambak, Ajibarang, Banyumas, dan Patikraja. (jti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved