Berita Jateng

Andre Widjajanto Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum Pengurus GP Farmasi Jateng

Andre Widjajanto terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) Provinsi Jawa Tengah

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/IDAYATUL ROHMAH
Musyawarah Provinsi (Musprov) X GP Farmasi Jateng yang diselenggarakan di Gumaya Tower Hotel Semarang, Sabtu (24/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Andre Widjajanto terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) Provinsi Jawa Tengah pada Musyawarah Provinsi (Musprov) X yang diselenggarakan di Gumaya Tower Hotel Semarang, Sabtu (24/9/2022), 

Hasil rapat pleno dalam agenda tersebut menjadikan Andre terpilih secara aklamasi, dengan masa bakti 2022-2027, melanjutkan kepengurusan yang sebelumnya juga diketuainya di masa bakti 2017-2022.

"Agenda utama Musprov ini kepengurusan GP Farmasi."

"Saya mewakili pengurus GP Farmasi Jateng mengapresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemerintah provinsi Jawa Tengah, Kemenkes, Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Balai Besar POM Semarang, pengurus(GPFI) pusat, juga teman-teman asosiasi dan organisasi profesi yang telah mendukung acara Musprov dengan berkenan hadir memberi sambutan ataupun menjadi narasumber seminar," terang Andre saat agenda Musprov X berlangsung.

Disebutkan, Musprov bagi GPFI Jateng sendiri merupakan forum pemegang kekuasaan tertinggi di organisasi tersebut. Menurutnya hal itu sesuai dengan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) organisasi yang diselenggarakan 5 tahun sekali.

Adapun dia menyatakan, waktu penyelenggaraan Musprov periode X berbeda dari Musprov IX yang saat itu dilaksanakan pada April 2017.

Pandemi sempat menjadi kendala dalam penyelenggaraan agenda tersebut.

"(GPFI) Jateng saat itu menyelenggarakan Musprov 9 April 2017. Namun dengan interupsi pandemi covid 19 ini, masa bakti 2017-2022 yang berakhir April 2022 lalu diperpanjang.

Sejalan dengan kepengurusan pusat diperpanjang 6 bulan dikarenakan pada saat itu belum memungkinkan untuk menyelenggarakan Musnas maupun Musprov.

Tahun 2022 ini agenda organisasi menjadi cukup padat. Pada Januari lalu, Jateng menyelenggarakan rapat kerja provinsi dengan tujuan untuk mempersiapkan usulan dan masukan dari Jateng untuk dibawa ke forum Munas," terangnya.

Musprov X GPFI Jateng mengangkat tema "Farmasi Mandiri, Indonesia Sehat", diikuti sekitar 180 peserta. 

Dalam agenda ini memilih ikon tugu muda dan lawang sewu yang dinilai mencerminkan nilai sejarah dan nilai perjuangan dari Jawa Tengah.

Keunikan sejarah tersebut menurut Andre, tercermin juga pada bisnis farmasi ini yang padat karya, padat teknologi. "Dan kami juga harus menyediakan obat yang mudah diakses dan harga yang terjangkau bagi masyarakat," lanjutnya.

Sementara itu dari dress code yang dikenakan para pengurus, kaos putih di dalam disebut melambangkan kebersihan dan ketulusan. Adapun balutan rompi bolak-balik di luarnya dengan empat kantong di depan, mencerminkan empat bidang GP Farmasi Indonesia yaitu bidang obat, apotek, pedagang besar farmasi, dan pedagang industri. Sementara celana jeans dan sneaker sebagai simbol kekuatan dan kelincahan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved