Berita Viral

Viral Anggota TNI AL Dilarang Pakai TikTok, Smule dan Bigo Live, Ini Penjelasan Kadispenal

Viral di media sosial soal flyer larangan personel TNI AL menggunakan aplikasi TikTok, Smule dan Bigo Live.

Editor: rival al manaf
via tribunnewswiki
Ilustrasi Aplikasi TikTok 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Viral di media sosial soal flyer larangan personel TNI AL menggunakan aplikasi TikTok, Smule dan Bigo Live.

Menanggapi hal itu Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Julius Widjojono memberikan penjelasan.

Julius menegaskan, instruksi personel TNI AL tidak diperbolehkan menggunakan TikTok, Smule, dan Bigo Live adalah kebijakan lama.

Baca juga: Cara dan Resep Membuat Donat Empuk, Camiloan Akhir Pekan Anti Repot

Baca juga: Klasemen Terbaru PSIS Semarang BRI Liga 1 2022, Mahesa Jenar Tertinggal dari Persib dan Persija

Baca juga: 3 Khasiat Jahe Merah Bagi Penderita Gangguan Lambung, Ampuh Redakan Mual

Saat ini, pihaknya telah menurunkan flyer penerangan pasukan Dinas Penerangan Angkatan Laut tersebut.

"Sudah di-drop. Itu kebijakan lama," ujarnya seperti dikutip tribunjateng.com dari Kompas.com, Jumat (23/9/2022) siang.

Sebagaimana diketahui, unggahan foto atau flyer poster Penerangan Pasukan (Penpas) bertuliskan larangan penggunaan sejumlah aplikasi media sosial bagi personel TNI AL belum lama ini ramai di media sosial.

Dalam flyer tersebut dituliskan bahwa personel TNI AL dilarang menggunakan aplikasi TikTok, Smule, dan Bigo Live.

Julius mengatakan, kebijakan TNI AL saat ini selaras dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

"Mengikuti P5 (Panglima) TNI yang baru, loyalitas tegak lurus," kata dia.

"Coba lihat produk-produk Pak AP (Andika Perkasa), apakah ada dengan format TikTok," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, unggahan foto atau flyer berisikan larangan penggunaan sejumlah aplikasi media sosial dari Dinas Penerangan Angkatan Laut tersebut ramai di media sosial.

Foto flyer itu diunggah oleh akun Twitter ini, Kamis (22/9/2022).

Dalam flyer tersebut dituliskan bahwa personel TNI AL dilarang menggunakan aplikasi TikTok, Smule, dan Bigo Live.

Alasannya, apabila prajurit TNI AL menggunakan TikTok, Smule, dan Bigo Live, hal itu dikhawatirkan menurunkan citra TNI AL di mata masyarakat.

Baca juga: Not Angka Soleram, Anak Manis Janganlah Dicium Sayang

Baca juga: Adab Menuntut Ilmu, Lengkap dengan Doa Sebelum dan Setelah Belajar

Baca juga: Ini Komentar Luis Milla Setelah Melihat Timnas Indonesia Taklukkan Curacao

"Guna mengantisipasi kerawanan dan dikhawatirkan dapat menurunkan citra TNI AL di mata masyarakat, kepada seluruh personel TNI AL beserta keluarga untuk tidak menggunakan aplikasi TikTok, Smule, dan Bigo, baik untuk kegiatan kedinasan maupun pribadi," tulis keterangan dalam flyer.

Tertulis flyer tersebut bernomor 06 edisi Maret 2020.

Juga tertulis isi flyer tersebut bersumber dari ST Kasal Nomor 011/PEN/0320 TWU 0319.1406.

Hingga Jumat (23/9/2022) siang, unggahan foto flyer tersebut telah di-retweet lebih dari 1.600 kali dan disukai lebih dari 15.600 kali. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penjelasan Kadispenal soal Flyer Larangan Penggunaan TikTok, Smule, dan Bigo Live bagi Personel TNI AL"

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved