Berita Viral

Curhat Ibu di Bantul Viral, Penanganan Kasus Dugaan Pemerkosaan Anaknya Lambat, Ini Kata Polisi

Seorang anak disabilitas diduga diperkosa oleh tetangganya di wilayah Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Editor: muslimah
via tribunnewsbogor
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Muncul keluhan dari seorang ibu tentang penanganan kasus yang menimpa putrinya oleh polisi.

Anaknya yang disabilitas diduga diperkosa oleh tetangganya di wilayah Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Si ibu mengeluhkan lambatnya penanganan kasus tersebut.

Kasusnya viral di media sosial setelah muncul foto potongan chat

Baca juga: Pimpin PKI saat Peristiwa G30S, DN Aidit Tewas Tertembak Dalam Pelarian, Jasadnya Misterius

Baca juga: Fakta Lengkap Kecelakaan Beruntun Libatkan Bus Restu, 2 Mobil dan 2 Truk BBM, 1 Orang Tewas

Dalam unggahan itu, anak sudah diperiksa Polsek Sewon, Kabupaten Bantul. Sementara untuk visum baru akan dilakukan pada Senin mendatang.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana menyampaikan ibu korban yang anaknya diduga diperkosa, yakni K (12) telah melaporkan ke Polsek Sewon dengan diantar anggota Polsek Mantrijeron, Kota Yogyakarta pada Jumat (23/9/2022) kemarin sekitar pukul 16.00 WIB.

"Ibu tersebut datang bersama anaknya dalam rangka melaporkan dugaan perbuatan pemerkosaan terhadap anaknya yang dalam kondisi disabilitas oleh terduga pelaku tetangganya yang juga dalam kondisi disabilitas (tuna wicara)," kata Jeffry saat dihubungi wartawan melalui telepon Sabtu (24/9/2022) malam.

Adapun terlapor tetangga korban, dengan inisial B.

Dikatakannya, unit Reskrim Polsek Sewon langsung berkoordinasi dengan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Bantul. Saat itu, korban diarahkan visum ke RSUD Panembahan Senopati.

Namun karena merasa jauh, ibu korban meminta untuk visum di RS Kota Yogyakarta, dan saat itu disampaikan dokter spesialis kandungan pada hari Senin mendatang.

"Informasi malam ini anggota Sat Reskrim Polres Bantul bersama Unitreskrim Sewon ke rumah pelapor dan membawa ke RS Panembahan Senopati," kata Jeffry.

Jeffry mengatakan, pihak kepolisian serius menangani ini, dan terus berupaya mengungkapnya.

"Ramainya laporan yang beredar di media sosial sekali lagi kami mohon maaf, pada dasarnya kepolisian khususnya Polsek Sewon dalam hal ini sudah melakukan upaya pelayanan masyarakat," kata dia. (Kompas.com)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved