Berita Sragen

Duh, Kuota BBM Bersubsidi di Sragen Tak Cukup Sampai Akhir Tahun, Bisakah Pertamina Menambahnya?

Kuota yang disiapkan Pertamina tidak akan mencukupi kebutuhan BBM bersubsidi di Kabupaten Sragen hingga akhir tahun ini.

Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Kepala Diskumindag Kabupaten Sragen, Cosmos Edwi Yunanto meminta PT Pertamina menambah kuota BBM bersubsidi.

Hal ini dikarenakan realisasi kuota BBM untuk solar dan pertalite per 31 Agustus 2022 di Kabupaten Sragen hampir mendekati 100 persen.

"Pemberian BBM ini memang dibatasi."

"Perlu kami sampaikan bahwa di Kabupaten Sragen hingga 31 Agustus 2022 untuk serapan atau kuota solar sudah 86 persen."

"Sedangkan pertalite sudah mencapai 90 persen," kata Cosmas sapaan akrabnya ini kepada Tribunjateng.com, Senin (26/9/2022).

Baca juga: Januari hingga September, Satresnarkoba Polres Sragen Ungkap 49 Kasus Narkoba dan Obaya

Dia melanjutkan, apabila dibiarkan bebas terjual, kuota yang disiapkan Pertamina tidak akan mencukupi kebutuhan BBM bersubsidi di Kabupaten Sragen hingga akhir tahun ini.

Hal tersebut disampaikannya ketika audiensi KTNA di Kantor DPRD Kabupaten Sragen dengan sejumlah instansi terkait.

Terkait hal itu, Cosmas sudah berkoordinasi dengan PT Pertamina agar kuota bisa ditambah supaya mencukupi sampai akhir tahun.

"Terkait regulasi BBM bersubsidi, terlebih dirigen harus ada rekomendasi, khusus petani, bisa diberikan rekomendasi dari Kades atau OPD yang membidangi."

"Kelompok tani mana yang membutuhkan berapa itu dari PPL."

"Demikian juga UMKM rekomendasi dari kami, pembelian dibatasi maksimal 30 liter," terangnya.

Baca juga: Rumah Terbakar di Greseng Poleng Sragen, Mobil Hingga Motor Hangus, Pemiliknya Pergi Hajatan

Baca juga: Batik Sragen Banyak Diminati Para Pejabat, Windasari Jadi Tempat Langganan Istana Negara

Sales Brand Manager Rayon IV PT Pertamina, Hendra Saputra mengatakan, pembatasan pembelian memang sudah diberlakukan sejak 1 September 2022.

Hendra mengatakan, di Kabupaten Sragen sedang masa transisi.

Konsumen yang belum daftar tetap dilayani dengan cara operator menginput nomor kendaraan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved