Berita Pendidikan

Dukung Talenta Muda, Menpora Zainudin Kunjungi Atlet Program DBON Unnes Semarang

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Prof. Dr. Zainudin Amali, mengunjungi para atlet program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Unnes Semarang.

Penulis: amanda rizqyana | Editor: raka f pujangga
Dokumentasi Humas Universitas Negeri Semarang (Unnes)
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Prof. Dr. Zainudin Amali, mengunjungi para atlet program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Universitas Negeri Semarang (Unnes) Sentra Latihan Olahragawan Unnes Laboratorium Olahraga Gedung Prof. Kamiso Fakultas Ilmu Keolahragaan Kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang pada Senin (26/9/2022).   

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Prof. Dr. Zainudin Amali, mengunjungi para atlet program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Kunjungan dilakukan di Sentra Latihan Olahragawan Unnes Laboratorium Olahraga Gedung Prof. Kamiso Fakultas Ilmu Keolahragaan Kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang pada Senin (26/9/2022).

Peninjauan dilakukan setelah Program DBON menunjuk Unnes sebagai salah satu tempat penjaringan, pembinaan dan pelatihan para atlet nasional.

Baca juga: Hendi Harap Kota Semarang Bisa Terus Jadi Tuan Rumah Event Olahraga

Prof. Zainudin menyambangi Laboratorium Olahraga Gedung Prof. Kamiso Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unnes didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. S Martono, dan Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bhakti.

Prof. Zainudin menyampaikan Kemenpora bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk  menjadi Center of Excellence Implementasi Sports Science dalam pengembangan atlet melalui Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Nasional.

“Kemenpora bekerja sama dengan Unnes untuk mengimplementasikan DBON. Di sini talenta muda dibina sejak Kelas 7 Sekolah Menengah Pertama agar menghasilkan atlet nasional yang berkualitas,” ujarnya.

Menurut Prof. Zainudin sinergitas antar lembaga menjadi salah satu faktor penting kesuksesan DBON, sebagai upaya mencapai target Indonesia berada di posisi lima besar Olimpiade 2044.

Di mana menurutnya, perguruan tinggi memiliki fasilitas laboratorium, khususnya sports science, sebagai penunjang terciptanya sebuah prestasi.

“Sports science harus menjadi pendamping utama, di mana Sumber Daya Manusia untuk mengawal itu sudah tentu dimiliki oleh para Perguruan Tinggi yang sudah kami tunjuk sebagai sentra DBON,” tegasnya.

Baca juga: Pemkab Semarang Suntikkan Hibah Olahraga Mencapai Rp 7,6 Miliar

Sementara itu Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan Unnes, Prof. Dr. S Martono, mengatakan, Unnes sangat mendukung program DBON.

“Unnes bertekad mendukung DBON secara efektif, efisien, unggul, terukur, sistematis, akuntabel, dan berkelanjutan. Lingkupnya ialah olahraga pendidikan, olahraga rekreasi, olahraga prestasi, dan industri olahraga,” jelasnya.

Prof. Martono menambahkan, Unnes siap membantu pemerintah dalam mewujudkan DBON untuk meningkatkan olahraga di Indonesia.

“Kami mendukung peningkatan kapasitas, sinergitas, dan produktivitas olahraga prestasi nasional dan memajukan perekonomian olahraga nasional,” katanya.

Pada kunjungan tersebut, Prof. Zainudin juga meninjau fasilitas olahraga di Unnes seperti asrama atlet, ruang medis DBON, serta pengecekan asupan gizi untuk atlet.

Selain mengunjungi atlet DBON, Prof. Zainudin juga memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Unnes.

Dalam kesempatan itu, Prof. Zainudin menyampaikan materi 'Iptek Olahraga sebagai Tulang Punggung Implementasi Desain Besar Olahraga Nasional'. (arh)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved