Berita Karanganyar

Kades Berjo Ditahan Usai Jalani Pemeriksaan di Kejari Karanganyar

Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Karanganyar menahan tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan BUMDes

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Karanganyar menahan tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan BUMDes, Kades Berjo, Suyatno, Selasa (27/9/2022). 

Sebelumnya kades aktif tersebut sempat mangkir dari panggilan pertama Kejari Karanganyar untuk dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka karena sakit pada Selasa pekan lalu.

Dari pantauan di lokasi, tersangka didampingi pengacaranya Ari Santoso saat menjalani pemeriksaan di Kejari Karanganyar

"Alhamdulillah yang bersangkutan (tersangka) hari ini sudah memenuhi panggilan dari kami. Tadi dilakukan pemeriksaan dari pukul 09.00 sampai pukul 1 siang (13.00)," kata Kasi Pidsus Kejari Karanganyar, Tubagus Gilang Hidayatullah kepada Tribunjateng.com usai pemeriksaan. 

Gilang menyampaikan, ada sekitar 24 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik kepada tersangka terkait pengelolaan BUMDes Berjo pada 2020.

Di sisi lain Kejari Karanganyar juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan tersangka bekerja sama dengan RSUD Karanganyar dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar.

"Kondisinya sehat dan hasil tes Covid-19 negatif. Jadi kami melakukan penahanan terhadap S selama 20 hari kedepan (di Rutan Solo)," ucapnya. 

Terkait alasan penahanan terang Gilang, karena tersangka dikenakan Pasal 2 dan 3 Undang-undang Tipikor dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

Di samping itu pihaknya juga khawatir apabila tersangka melarikan diri, melakukan perbuatannya kembali dan menghilangkan barang bukti. 

"Selanjutnya karena ini masih tahap proses penyidikan, kami masih memeriksa saksi untuk memperkuat pembuktian kami di persidangan," ungkapnya. 

Sementara itu setelah menjalani pemeriksaan, terlihat tersangka keluar dari Kantor Kejari Karanganyar mengenakan rompi merah dan tangan diborgol menuju ke mobil milik Kejari Karanganyar

"Saya sebagai warga masyarakat juga harus kooperatif dan saya menghormati berkaitan dengan perjalanan hukum ini," tutur Kades Berjo

Pengacara tersangka, Ari Santoso menambahkan, telah berkomunikasi dengan kliennya dan akan mengajukan penangguhan penahanan ke Kejari Karanganyar

Diberitakan sebelumnya, Kejari Karanganyar telah melakukan penahanan terhadap tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan BUMDes Berjo lainnya, Eko Kamsono pada Selasa (20/9/2022).

Mantan Dirut BUMDes tahun 2020 tersebut ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Kejari Karanganyar selama sekitar 4 jam. 

Pihak Kejari Karanganyar sebelumnya telah menetapkan EK dan S sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan BUMDes Berjo pada Kamis (15/9/2022).

Setelah dilakukan audit, kerugian negara yang ditimbulkan akibat tindakan tersebut senilai sekitar Rp 1,16 miliar. Kerugian tersebut berasal dari hasil mark-up pengembangan kawasan wisata Telaga Madirda Berjo berupa pembangunan kolam renang, lahan parkir, wahana flying fox serta kepentingan pribadi dari yang bersangkutan. (Ais).

Baca juga: Chord Kunci Gitar Zen Zen Zense Kimi No Na Wa RADWIMPS

Baca juga: Hari Terakhir Pendaftaran Panwascam, Ada 355 Pendaftar Di Bawaslu Kabupaten Cilacap  

Baca juga: BREAKING NEWS : Truk Tronton Terguling Timpa Truk & Warung di Tanjakan Jambu Jalan Ambarawa-Magelang

Baca juga: WAWANCARA Direktur Polikteknik Bumi Akpelni : Akpelni Berdiri Tahun 1964 Beberapa Kali Ganti Nama

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved