Breaking News:

Berita Kriminal

Kronologi Tewasnya Salah Satu Pelaku Pengeroyokan Terhadap Ojol saat Antre di SPBU Dijabarkan Polisi

Pengeroyokan terhadap ojol gara-gara masalah antrean di SPBU justru menewaskan salah satu pelaku.

Editor: rival al manaf
Istimewa
Pengemudi ojol Hasto Priyo Wasono (54) dikeroyok dua lelaki tak dikenal saat mengisi BBM Pertalite di SPBU Jalan Brigjend Sudiarto No.264 Kelurahan Kalicari Pedurungan Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pengeroyokan terhadap ojol gara-gara masalah antrean di SPBU justru menewaskan salah satu pelaku.

Polisi mengungkap kronologi tewasnya pelaku karena mendapat 'keroyokan' balasan dari rekan-rekan ojol yang menjadi korban.

Kini polisi kemudian memproses dua kasus pengeroyokan sekaligus.

Baca juga: Harry Maguire Berulah, Timnas Inggris Ditahan Jerman 3-3 di UEFA Nations League

Baca juga: Setelah Menikahi Janda Oknum Polisi Briptu CH Merudapaksa Anaknya di Cirebon

Baca juga: Tim Rispro LPDP Unsoed Serahkan Naskah Akademik Rancangan Perda Kabupaten Cilacap

Beberapa waktu yang lalu, viral di media sosial seorang driver ojek online atau ojol di Kota Semarang menjadi korban penganiayaan saat antre di SPBU Majapahit Semarang.

Mendengar kejadian tersebut, sesama rekan ojol melakukan pencarian terhadap pelaku yang melakukan penganiayaan kepada driver ojol tersebut.

Berdasarkan keterangan polisi, para driver ojol menemukan pelaku di sebuah kafe Kota Semarang.

Setelah itu, terjadi keributan antara kedua belah pihak.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lombantoruan mengatakan, satu orang yang diduga terlibat dalam melakukan penganiayaan terhadap driver ojol meninggal dunia.

"Penyebab meninggalnya terduga pelaku ini karena dikeroyok oleh para rekan korban dengan cara dipukul dan diinjak-injak," jelasnya saat ditemui di Mapolda Jateng, Senin (26/9/2022).

Dia menjelaskan, terduga pelaku meninggal saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang.

“Dikeroyok oleh rekan-rekan sesama ojol. Meninggal karena dipukul pakai tangan kosong dan helm lalu ketika terjatuh kemungkinan diinjak-injak,” ujarnya.

Akibat meninggalnya salah satu terduga pelaku pengeroyokan, terdapat dua kasus yang kini dalam proses penyelidikan.

Kasus yang pertama yakni pengeroyokan ojol di SPBU Majapahit Semarang dengan korban Hasti Priyo Wasono (54) warga Jalan Ashoda No 5 RT 2 RW 5 Kelurahan Pedurungan Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

Untuk kasus kedua terduga pelaku pemukulan yang dikeroyok oleh rekan ojol atau korban hingga mengakibatkan hilangnya nyawa pelaku.

“Untuk korban yang meninggal dunia, para saksi dan tersangka sudah diamankan. Ada sekitar 5 orang,” jelasnya.

Baca juga: Sehari Sampah di Pekalongan 8 Meter Kubik, DLH Imbau Masyarakat Jangan Buang Sampah ke Sungai

Baca juga: Laga Perdana, Persip Pekalongan Tumbangkan Persikas dengan Skor 5-0

Baca juga: Pemkot Solo Ajukan Belanja Tak Terduga Sebesar Rp 14 Miliar ke DPRD untuk Subsidi BLT BBM

Kini kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus pengeroyokan ini.

Beberapa saksi dan barang bukti juga diamankan untuk keperluan pemeriksaan oleh kepolisian.

"Kita akan melakukan penyelidikan kedua kasus tersebut," imbuhnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pelaku Penganiaya "Driver" Ojol di Semarang Tewas Dikeroyok Rekan-rekan Ojol"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved