Berita Kudus

Petani Karangrowo Kudus Mulai Gunakan Teknologi Rice Transplanter, Banyak Keuntungannya Loh

Dari segi efisiensi waktu karena bibit yang ditanam dengan menggunakan mesin harus berusia lebih muda sekira 6 hari dari usia bibit pada umumnya. 

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Petani di Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus sedang mencoba teknologi rice transplanter atau mesin penanam padi, Selasa (27/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Para petani di Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus mulai menjajal teknologi rice transplanter atau mesin penanam padi.

Tahap pertama, ketua gabungan kelompok tani (gapoktan) setempat mengawalinya dengan uji coba alat bantu pertanian di atas lahan seluas 6 hektare dan rencananya bakal diikuti petani lainnya. 

Hal ini dilakukan oleh petani Karangrowo karena merasa kesulitan dalam mendapatkan SDM di bidang pertanian, bahkan harus mengantre hingga berminggu-minggu.

Sementara petani harus berkejar dengan waktu tanam agar bisa panen maksimal setiap tahunnya.

Baca juga: Cek Kebenaran, Ketua PGRI Kudus Siap Dampingi Terduga Pelaku Pelecehan Seksual

Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Undaan, M Ali Hamidy mengatakan, ada sekira 14 ribu petani tersebar di 16 desa di Kecamatan Undaan.

Sementara luas lahan pertaniannya mencakup 5.800 hektare.

Dia menyebut, pihaknya sudah melakukan sosialisasi pemanfaatan teknologi pembantu pertanian kepada 16 gapoktan di Kecamatan Undaan.

Utamanya menyasar petani di Desa Karangrowo yang memiliki lahan pertanian cukup luas mencapai 900 hektare.

"Petani Karangrowo meresponnya untuk mengatasi permasalahan SDM."

"Di desa tersebut, kabarnya harus sampai mengantre untuk mendapatkan tenaga penggarap sawah, jadi susah."

"Sehingga perlu bantuan alat," terangnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (27/9/2022).

Dia pun mendorong para petani Kudus untuk bisa memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu pertanian.

Satu di antaranya menggunakan mesin penanam padi disebut rice transplanter.

Ali menyebut, keunggulan mesin ini bisa mempercepat proses penanaman.

Baca juga: Raih Runner Up Olimpiade Matematika dan Alquran di Kudus, Zulfa Berpotensi Maju Ke Tingkat Nasional

Baca juga: Tiga Siswa Kudus Sabet Medali Emas dan Perunggu Dalam Olimpiade Sains Nasional

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved