Berita Sragen

UPDATE: Tak Hanya Bakar Rumah Selingkuhan di Sukodono Sragen, Zubairi Ternyata juga Pelaku Curanmor

Fakta terbaru Zubairi (29) pelaku pembakaran rumah selingkuhannya di Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen

Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani 
Zubairi, pelaku pembakaran rumah mantan kekasih menundukkan kepalanya ketika konferensi pers di Mapolres Sragen, Jumat (23/9/2022) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Fakta terbaru Zubairi (29) pelaku pembakaran rumah selingkuhannya di Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen ternyata juga melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Fakta itu terungkap ketika warga Kampung Kliteh, Kelurahan Sragen, Sragen itu ditangkap dengan membawa motor hasil curiannya.

Tidak hanya sekali, Zubaeiri melakukannya sebanyak dua kali.

Kasi Humas Polres Sragen Iptu Ari Pujiantoro mewakili Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama mengatakan Zubaeiri yang juga residivis curanmor ini telah melakukan aksinya sebanyak dua kali.

Ditangkap saat menjadi pelaku pembakaran rumah selingkuhannya, Zubairi tengah menggunakan motor hasil curiannya. Motor Vario itu dicuri dari korban, Anto (35) warga Tegalrejo, Gondangrejo, Karanganyar.

Tersangka mencuri motor tersebut ketika kendaraan terparkir di wisata Gunung Kemukus, Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Sragen.

Diulas Tribunajateng.com sebelumnya pelaku ditangkap dalam kasus pembakaran rumah orangtua selingkuhannya, Asih Dwi Lestari (26) di Dukuh Tirtomoyo, RT 7, Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Sragen.

Pemekaran itu dilakukan tersangka setelah merasa dicampakkan usai lama tinggal bersama di sebuah kost daerah Sragen selama enam bulan dan sempat pindah ke Surabaya selama satu bulan.

Saat di Surabaya itulah selingkuhan pelaku meninggalkannya. Merasa kesal, pelaku akhirnya membakar rumah orangtua Asih setelah dua kali percobaan pembakaran.

Iptu Ari melanjutkan Zubairi masuk dalam operasi sikat jaran, Polres Sragen. Selain Zubairi ada lima tersangka curanmor, tiga ditangkap tiga masih buron.

Keenam tersangka tersebut masuk dalam delapan kasus yang dilaporkan ke Polres Sragen. Selain Zubairi Polres Sragen berhasil menangkap dua lainnya.

Keduanya ialah Slamet Agus Pudyastanto (35) warga Dukuh Taraman, RT 9, Desa Taraman, Kecamatan Sidoharjo dan Munaris (34) warga Dukuh Plosorejo, RT 1, Desa Jeruk sawit, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Selain menggondol satu sepeda motor Honda Beat Pop warna hitam keduanya juga berhasil mengambil satu buah tas berisi satu handphone dan uang tunai Rp 3,3 juta.

Keduanya beroperasi pada malam hari dengan menggunakan modus operandi mencari sasaran rumah yang pintunya tidak terkunci saat orang-orang sedang tidur.

Munaris berperan sebagai joki sementara Slamet membonceng di belakang atau sebagai eksekutor.  Pencurian dilakukan pada Kamis (11/8/2022) malam.

Korban ialah Guntur Setyo Eko Nugroho warga Dukuh Pohireng, RT 10, Desa Guworejo, Karangmalang, Sragen. (uti)

Baca juga: Curhat Ojol Tentang Potongan Aplikator Capai 30 Persen Hingga Kualitas Pertalite Turun

Baca juga: Susunan Pemain PSCS Cilacap Vs Persekat Tegal Di Stadion Tri Sanja Slawi

Baca juga: Majelis Wali Amanat UNS Bentuk Panitia Penjaringan & Penyaringan Calon Rektor, Libatkan Mahasiswa

Baca juga: Kades Berjo Ditahan Usai Jalani Pemeriksaan di Kejari Karanganyar

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved