Berita Jateng

Dorong Penyelesaian Agraria, Ganjar Minta Kepala Daerah Catat Persoalan Utama di Daerah

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta bupati dan wali kota untuk secepatnya menginventarisasi persoalan terkait reforma agraria.

Penulis: hermawan Endra | Editor: raka f pujangga
Istimewa/
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo usai menghadiri pembukaan rapat koordinasi Penyelenggaraan Reforma Agraria Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022 di Hotel PO, Kota Semarang, Rabu (28/9/2022). 

Untuk tahun 2022 ini target Redistribusi tanah di Jawa Tengah adalah 2.254 bidang dan telah diselesaikan seluruhnya serta siap dibagikan sertipikatnya. Dari capaian tersebut, 936 bidang seluas 85,02 Ha berasal dari pelepasan kawasan hutan  di kabupaten Cilacap, 286 bidang seluas 20,39 Ha berasal dari bekas hak erpach di Kabupaten Cilacap, sisanya 1.050 bidang seluas  43,04 Ha merupakan Tanah Obyek Landreform Lama yang tersebar di Kabupaten Brebes, Boyolali dan Purbalingga.

Jumlah bidang tanah di Indonesia adalah 126 juta bidang yang akan diselesaikan pendaftarannya melalui PTSL sampai tahun 2025. Sedangkan di Jawa Tengah perkiraan jumlah bidangnya 21 Juta, yang terdaftar sebelum adanya PTSL 8,4 juta, setelah adanya program PTSL mulai tahun 2017 sampai dengan 2021 jumlah tanah terdaftar menjadi 14,9 juta, naik 6,5 juta (30 persen) dalam kurun waktu 5 tahun. 

“Sejumlah 990.000 bidang kami targetkan dapat diselesaikan pada tahun ini , sedangkan 5 juta bidang sisanya akan di selesaikan sampai dengan tahun 2025,” ujarnya.

Pekerjaan Rumah yang masih harus dikerjakan oleh GTRA Provinsi Jawa Tengah yaitu penanganan sengketa dan konflik agraria. Diinventarisir terdapat 11 permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian.

Baca juga: Buka Pameran Foto Jawimajinasi, Ganjar Sarankan Kainnya Dibikin Baju

Selain penataan aset Tim Gugus Tugas Reforma Agraria juga bersinergi untuk memberikan penataan akses (pemberdayaan masyarakat) kepada Subjek Reforma Agraria dalam rangka meningkatkan kesejahteraannya. 

Akses reforma agraria telah dilaksanakan di 14 Kab/Kota di Jawa Tengah pada tahun 2021 menyasar 8.108 KK dan kemudian dikembangkan di 33 Kabupaten/Kota pada tahun 2022 dengan target 8.800 KK. 

Akses Reform diutamakan kepada subyek penerima penataan aset baik Redistribusi Tanah, PTSL, Lintor maupun KT.  Dalam kegiatan penataan akses Kanwil BPN maupun Kantor Pertanahan berkoordinasi dan bekerja sama dengan dinas/instansi terkait di Provinsi maupun Kabupaten/Kota. 

Beberapa contoh akses reform yang telah dilaksanakan yaitu Pemberian bibit tanaman, pengerasan jalan, pelatihan teknis pembibitan, pelatihan pengolahan produk pertanian, pelatihan pembuatan pupuk organik, pemasaran, pendampingan pemberian akses kepada kredit, penerbitan perijinan berusaha bagi UMKM dan lain lain.

Rapat koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2022 ini dilaksanakan untuk menyepakati mengenai arah kebijakan Reforma Agraria, khususnya di Provinsi Jawa Tengah. Diharapkan upaya untuk meningkatkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah akan tercapai. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved