Berita Semarang

Kadin Kota Semarang Membuka Peluang Investasi dan Perdagangan Dengan Malaysia

Ketua Kadin Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara bersama delegasi dari kadin dan ICSB kota Semarang diundang mitra pemerintah Malaysia

Editor: galih permadi
Istimewa/Kadin Kota Semarang
Selama tiga hari, 27 - 29 September 2022, Ketua Kadin Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara bersama delegasi dari kadin dan ICSB kota Semarang diundang mitra pemerintah Malaysia Axon Consultancy Sdn Bhd untuk menjadi salah satu pembicara pada acara Business Strategi Analisyis Conference Indonesia 2022 di Matrade Exhibition and Convention Centre Kuala Lumpur.  

TRIBUNJATENG.COM - Selama tiga hari, 27 - 29 September 2022, Ketua Kadin Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara bersama delegasi dari kadin dan ICSB kota Semarang diundang mitra pemerintah Malaysia Axon Consultancy Sdn Bhd untuk menjadi salah satu pembicara pada acara Business Strategi Analisyis Conference Indonesia 2022 di Matrade Exhibition and Convention Centre Kuala Lumpur. 

Dalam konfrensi itu juga dilakukan Mou antara Kadin Kota Semarang dengan The Malaysia - China Silk Route Business Chember dan Axon Consultancy Sdn. Bhd. Malaysia

Dihadapan 35 pengusaha asal malaysia Arnaz memaparkan mengenai potensi dan peluang inevestasi dan bisnis di Semarang.

Diantaranya dalam sektor fashion, furniture, energi, dan pendidikan. 

"Saat ini Semarang memiliki 55 universitas.

Selama ini banyak pemuda Semarang yang juga belajar ke Malaysia.

Ini adalah potensi Malaysia untuk bekerjasama peningkatan kualitas SDM dengan lembaga-lembaga pendidikan di Kota Semarang, terutama mengenai teknologi pangan dan informatika," ujar Arnaz. 

Pemerintah Kota Semarang kepemimpinan Walikota Hendi Hendrar Prihadi, dengan tagline "Bergerak Bersama" antara pemerintah dan dunia usaha, Semarang telah mengalami kemajuan sangat pesat sebagai Kota yang ramah secara kemanusian dan peradaban.

Tidak hanya sisi industrial, ekonomi dan investasi tetapi juga dalam sisi kebudayaan dan keragaman. 

"Jadi, populasi 2,5 juta warga Semarang hari ini selain telah menikmati pendapatan per kapita US $ 8,665, mereka juga hidup dalam iklim yang penuh persaudaraan antar umat beragama dengan berbagai latarbelakang suku dan adat-istiadat.

Hal ini tentu sangat mendukung bagaimana iklim usaha bisa berjalan dengan aman dan nyaman". 

Selain infrastruktur, pemerintah kota semarang juga memberikan kebijakan pro investasi, salah satunya reduction tax dan retribution.  

"Saat pandemi pemerintah kota semarang tidak melakukan kebijakan lock down total, hanya mengatur buka dan tutup saja.

Ini berhasil mempercepat pemulihan ekonomi dari minus 1,85 persen di tahun 2020 tumbuh 5,16 % pada 2021". 

Di sela-sela konferensi delegasi Kadin Kota Semarang juga bertemu secara one on one dengan beberpa pengusaha potensial yang berminat untuk membuka jalur dagang dan investasi di kota semarang.

Hingga hari kedua setidaknya telah terjadi pembicaaraan lanjutan dengan enam pengusaha Malaysia yang akan menjalin kerjasama.(*) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved