Berita Semarang

Kapolrestabes Semarang Jelaskan Rekaman CCTV dari 2 Peristiwa Penganiayaan yang Melibatkan Ojol

Kapolrestabes Semarang menjelaskan rekaman CCTV dari dua peristiwa penganiayaan.

Penulis: Muhammad Fajar Syafiq Aufa | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Muhammad Fajar Syafiq Aufa
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar saat melihat rekaman CCTV. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menjelaskan rekaman CCTV dari dua peristiwa penganiayaan, Selasa (27/9/2022)

Dalam rekaman CCTV peristiwa pertama, Irwan memaparkan, kejadian penganiayaan yang dilakukan oleh Alm Kukuh Panggayuh Utomo dan Adi Priono kepada Hasto Priowasono driver ojek online Semarang.

"Kami akan menunjukan peristiwa yang pertama di SPBU, ini salah satu pelaku penganiayaan terhadap driver online yang di ikuti oleh rekannya. Ini yang baju hitam, yang memukul pakai helm itulah saudara kukuh yang kemudian menjadi korban penganiayaan di peristiwa berikutnya dan saat ini sudah meninggal," terangya

Dalam rekaman tersebut dirinya menyebut ada 4 orang yang tidak terlibat.

"Nah inikan 4 orang, tidak terlibat dalam peristiwa pertama," katanya

Sementara itu dirinya menjelaskan, peristiwa kedua atau penganiayaan yang dilakukan 4 tersangka kepada Kukuh Panggayuh Utomo, dalam rekaman CCTV yang telah didapatakan.

"Peristiwa kedua kira-kira pukul 18:00 WIB, bakda (setelah) maghrib, TKP nya di Jalan Nogrososro masih masuk wilayah hukum Polsek Pedurungan, ini beberapa kamera pengawas yang kita dapatkan yang bisa memberikan sedikit gambaran atas peristiwa yang terjadi pada peristiwa kedua. Yang baju hitam ini, korban atau pelaku dalam peristiwa yang pertama," paparnya

Saat mendapatkan penganiayaan, korban berada di luar area CCTV atau sudah berada di tempat sebelahnya sehingga kamera CCTV tidak merekam kejadian tersebut.

Dalam dokumen yang lain, ia memaparkan, setelah korban atau pelaku dalam peristiwa pertama, jatuh kemudian terjadi penganiayaan oleh beberapa orang.

"Itu ada yang menendang, pak budi (satu diantara pelaku) mana disitu, nah ini yang celana kotak kotak siapa ini, panjenegan (Harlan) berarti sudah jelas ya," ucapnya

Dirinya mengatakan, akan tetap memproses dua kejadian kasus tersebut

"Jadi dua kasus ini, nanti yang pertama tetap kita proses tentu dengan mengadirkan tersangka, atas nama Adi Priono," ungkapnya

Dirinya menghimbau, pelaku dari kasus yang pertama untuk segera menyerahkan diri.

"Kemudian kasus kedua akan diproses, dengan korban tersangka peristiwa yang pertama, atas nama Kukuh," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved