Berita Kudus

Mogok Kerja Sopir Truk ODOL di Kudus Batal, Ini Alasannya

Kegagalan aksi tersebut karenak beberapa perwakilan dari sopir truk sudah mendapatkan fasilitasi audiensi dari Dinas Perhubungan dan instansi terkait.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: raka f pujangga
Dok Gerakan Sopir Jawa Tengah (GSJT)
Audiensi sopir truk ODOL (Over Dimension Over Load) yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Tengah (GSJT) bersama Dinas Perhubungan, TNI dan Polri usai batal menggelar aksi demo Mogok kerja, Rabu (28/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Rencana aksi mogok kerja seribuan sopir truk ODOL (Over Dimension Over Load) yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Tengah (GSJT), Rabu (28/9/2022) batal digelar. 

Para sopir di Jawa Tengah tidak jadi memarkirkan truknya di sepanjang ruas jalan lingkar depan Terminal Kargo Kudus untuk menyuarakan berbagai tuntutan.

Kegagalan aksi tersebut dikarenakan, beberapa perwakilan dari sopir truk sudah mendapatkan fasilitasi audiensi dari Polres dan Kodim 0722/Kudus bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus. 

Baca juga: Satlantas Polres Karanganyar Tindak 32 Kendaraan ODOL

Sekretaris Gerakan Sopir Jawa Tengah (GSJT), Mieke Prasetio mengatakan, ada puluhan driver mengikuti audiensi langsung bersama pejabat Dinas Perbuhungan Kudus, komunitas sopir truk, hingga jajaran TNI dan Polri. 

Hasilnya, telah ditandatangani surat kesepakatan bersama, yang berisi Dinas Perhubungan Kudus bakal menerbitkan KIR pada truk ODOL plat nomer Kudus. Sedangkan truk ODOL plat nomer polisi luar Kudus, harus menyertakan surat rekomendasi dari Dishub asal kendaraan.

"Setiap pemilik truk ODOL juga membuat surat pernyataan kesanggupan normalisasi," terangnya. 

Baca juga: Lusa, Sopir Truk Kudus Bakal Terjun Lagi Ke Jalan Pantura

Dengan beberapa hasil audiensi yang disepakati, Mieke menyebut tuntutan dari para driver sudah terpenuhi. Sehingga, rencana aksi yang sudah diwacanakan batal dilaksanakan. 

Pihaknya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada berbagai pihak yang membantu para sopir truk ODOL mendapatkan kebutuhannya. 

"Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang bersedia menjembatani kami, sehingga dapat kesepakatan bersama. Kami berterimakasih juga kepada ketua DPRD yang mengawal sampai keinginan kami tercapai. Juga kepada Indra Prasaja, Udin, dan Munir dan semua pihak yang telah membantu mengintruksikan kepada seluruh jajaran sopir truk ODOL di Jawa Tengah menyuarakan tuntutan," tuturnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved