Berita Kudus

Museum Jenang Kudus Raih Rekor Muri sebagai Museum Jenang Pertama,

Di Museum Jenang Kudus ini, memperlihatkan proses pembuatan jenang dari masa ke masa

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Reza Gustav Pradana
Muhammad Hilmy, Direktur Utama Mubarokfood Cipta Delicia saat ditemui di Museum Jenang, Rabu (28/9/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pepatah Jawa mengatakan 'Goleko Jeneng Jenange Melu'.

Pepatah tersebut tepat untuk menggambarkan Museum Jenang Mubarok Kudus yang baru saja menyabet Rekor Muri.

Penghargaan dengan katagori Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai Museum Jenang Pertama, tersebut diterima Mubarok beberapa hari lalu.

"Awalnya kedatangan lima pengelola museum di Indonesia yang melihat museum jenang ini, dari kelima museum sudah memberikan apresiasi yang sedemikian rupa," jelas Muhammad Hilmy, Direktur Utama Mubarokfood Cipta Delicia saat ditemui di Museum Jenang, Rabu (28/9/2022).

Usai mendapatkan apresiasi dari kelima pengelola museum terbesar di Indonesia, dirinya memberanikan diri untuk mengajukan ke Muri.

Dirinya juga mengajukan langsung kepada Asosiasi Museum Indonesia Daerah (Amida) Jawa Tengah, untuk bisa ditindaklanjuti terkait peraihan museum jenang pertama di Kudus.

Ketika usulan diterima, Amida  menindaklanjuti ke Muri agar Museum Jenang Kudus bisa mendapatkan rekor Muri.

Penghargaan tersebut, akan menjadi acuan bagi pihaknya untuk mengembangkan museum agar terus diminati masyarakat.

"Nantinya kami akan meningkatkan pelayanan, seiring dengan penambahan spot-spot baru yang menarik dengan harapan mengangkat Kudus menjadi kota pariwisata yang religius," tuturnya.

Di Museum Jenang Kudus ini, memperlihatkan proses pembuatan jenang dari masa ke masa. 

Mulai dari alat seadanya hingga alat mekanik yang saat ini digunakan.

Selain itu, juga ada pameran kesenian islami yang terdapat pada museum diikuti dengan spot foto menarik.

"Untuk pengunjung, relatif ya. Untuk perharinya dikunjungi sekitar ratusan orang, ramainya saat weekend yang didominasi anak sekolah," tutupnya. (rad)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved