Berita Jepara

Singkirkan Material, Buka Akses Jalan Umum

Lokasi penertiban itu berada di atas aset tanah milik Pemkab Jepara di Desa Tubanan.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: sujarwo
Dok. Diskominfo Kabupaten Jepara
Lokasi bangunan yang ditertibkan Pemkab Jepara, di Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Selasa, (27/9/2022). 

TRIBUNMURIA.COM, JEPARA - Material bangunan berupa batu sempat merintangi jalan umum. Material itu pun ditertibkan dengan cara ditepikan di sisi kanan dan kiri bahu jalan.

Lokasi penertiban ini berada di atas aset tanah milik Pemkab Jepara di Desa Tubanan, Kecamatan Kembang.

Proses menepikan material tersebut menggunakan alat berat jenis excavator. Dibantu personel Satpol PP, TNI, Polri, serta sejumlah warga, Selasa (27/9/2022).

Meski pada awalnya terjadi upaya penghadangan untuk menolak, tapi hal itu dapat diredam setelah melalui jalur komunikasi. \

Langkah tersebut membuahkan kesepakatan antara aparat dengan pemilik.

Forkompimda Jepara bernegosiasi dengan pemilik banguna sesaat menjelang penertiban bangunan itu di Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Selasa, (27/9/2022).
Forkompimda Jepara bernegosiasi dengan pemilik banguna sesaat menjelang penertiban bangunan itu di Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Selasa, (27/9/2022). (Dok. Diskominfo Kabupaten Jepara)

Di mana materialnya tidak dibawa sebagai barang bukti, melainkan hanya ditepikan dari badan jalan.

"Kita menyingkirkan saja. Kesepakatan itu dengan pihak Pak Agus, kita tidak membawa barang bukti itu ke kantor, cukup menyingkirkan di samping kiri kanan badan jalan," ujar Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan, Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat pada Satpol PP dan Damkar Jepara Abdul Khalim. 

Dijelaskan dia, bahwa penertiban ini dilakukan agar sarana dan prasarana umum tersebut bisa diakses oleh masyarakat luas. Tidak ada gangguan satu apa pun. Sebab, ke depannya jalan itu akan disempurnakan

. "Kita singkirkan untuk memberikan kelancaran akses masyarakat baik itu untuk nelayan, PLTU, maupun masyarakat yang lainnya," terangnya.

Agus Heru Setiawan pemilik material mengatakan, bahwa pihaknya sepakat dan menghargai upaya penertiban ini.

"Kita intinya menghargai beliau-beliaunya. Intinya material itu bukan dibuang, tapi hanya dipinggirkan sehingga kita juga sepakat," tuturnya. 

Sementara Camat Kembang Anwar Sadat, sangat mengapresiasi hasil kesepakatan tersebut. Sehingga upaya penertiban dapat berjalan kondusif. "Dari kita, prinsipnya situasi kondusif dan tidak terjadi bentrokan," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved