Berita Viral

Penjelasan BNI Soal Viral Honorer Dapat Suntikan Dana Rp 14 T saat Mengurus BSU BBM

Kepala BNI KCP Buol, Frangky Audy Kolibu memberikan penjelasan soal viral nasabahnya mendapat tambahan saldo hingga Rp 14,8 T.

Editor: rival al manaf
Istimewa/Tribun Palu
Catatan transaksi dalam buku tabungan milik seorang pegawai honorer yang terdapat transaksi masuk sebesar RP14,8 T. 

TRIBUNJATENG.COM, SULAWESI - Kepala BNI KCP Buol, Frangky Audy Kolibu memberikan penjelasan soal viral nasabahnya mendapat tambahan saldo hingga Rp 14,8 T.

Dalam keterangan tertulis, ia menjelaskan jika nominal yang tertera dalam rekening NNS adalah tidak benar.

Selain itu ia juga membenarkan telah melakukan klarifikasi dan mediasi dengan pihak korban dan keluarganya.

Menurutnya ada kesalahan tekhnis pada perangkat printer komputer saat mencetak buku rekening milik MMS.

Baca juga: SBY Diminta Turun Gunung Imbau Lukas Enembe Hormati Hukum dan KPK

Baca juga: Kebakaran Maut di Lamongan, Ibu dan Anak Ditemukan Terbakar, Ini Dugaan Mereka Tak Bisa Keluar

Baca juga: Cerita Pelajar Kejar Rombongan Presiden hingga Jatuh dan HP Rusak, Semringah Dapat Ganti dari Jokowi

"Jadi bukan kesalahan sistem melainkan kesalahan teknis dalam perangkat printer komputer saat mencetak buku rekening atas kejadian tersebut kami meminta maaf kepada korban dan seluruh nasabah atas ketidak nayaman tersebut," ucap Frangky.

Sebelumnya diberitakan NNS, seorang honorer di Sekretariat DPRD Buol, Sulawesi Tengah kaget saat tahu saldo rekening tabungannya bertambah hingga menjadi Rp 14,8 triliun.

Hal tersebut terungkap saat NNS akan mengurus pencairan Bantuan Subsidi Upah menggunakan rekening lamanya yang dibuat tahun 2018.

Karena menggunakan rekening lama, ia pun menyetorkan uang Rp 100.000 untuk aktivasi.

Namun betapa kagetnya saat buku tabungannya dicetak, tertera rekeningnya mencapai Rp 14,8 triliun.

Setelah menerima buku tabungan, NNS kembali ke kantor DPRD Buol untuk kembali bekerja.

Ia kemudian memperlihatkan rekeningnya ke Sekretaris Dewan, Ketua DPRD Buol dan rekan-rekannya.

Saat dikonfirmasi, Ketua DPRD Buol, Srikandi Batalipu membenarkan telah melihan buku rekaning milik stafnya tersebut.

"Tadi diperlihatkan ke kami," kata Srikandi via telepon, Sabtu (24/9/2022).

Srikandi pun meminta NNS melapor ke Polres Buol.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved