Berita Semarang

Perhatian Pemerintah Terhadap Kondisi Hotel Dibya Puri Semarang, Hendi: Akan Kami Revitalisasi

Hotel berarsitektur kolonial Belanda ini jadi saksi bisu pertempuran 5 hari di Kota Semarang, hingga peristiwa penting lainnya.

Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Kondisi saat ini Hotel Dibya Puri Jalan Pemuda Semarang, Kamis (29/9/2022). Pemkot Semarang berencana akan segera merevitalisasi. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang wacanakan merevitalisasi Hotel Dibya Puri Semarang atau terkenal bernama Du Pavilion.

Hotel yang sudah berdiri sejak 1847 di Jalan Pemuda itu juga menjadi saksi sejarah perjalanan Kota Semarang.

Hotel berarsitektur kolonial Belanda itu jadi saksi bisu pertempuran 5 hari di Kota Semarang, hingga peristiwa penting lainnya.

Baca juga: Gara-gara El Clasico Persib Bandung Vs Persija Jakarta, PSIS Semarang Vs Bhayangkara Kena Imbasnya

Baca juga: Kisah Pemburu Judi Togel Ikut Rawat Kuburan Massal Korban G30S PKI Plumbon Semarang Karena Hal Ini

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi juga mengakui hal tersebut.

Bahkan dia mengatakan jika Presiden Soekarno pernah bermalam di hotel tersebut.

"Pada 1964 Presiden RI pertama, Soekarno bersama Megawati Soekarnoputri pernah berkunjung ke Semarang dan bermalam di Hotel Dibya Puri Semarang," ucapnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (29/9/2022).

Dilanjutkannya, Hotel Dibya Puri menjadi satu kesatuan Kawasan Kota Lama Semarang dan memiliki nilai sejarah.

“Karena memiliki sejarah kuat, akan kami dorong agar Hotel Dibya Puri Semarang bisa direvitalisasi," katanya.

Hendi sapaan akrabnya menjelaskan, Pemkot Semarang akan menggandeng pihak terkait dalam upaya melakukan revitalisasi. 

"Dalam waktu dekat kami akan melakukan komunikasi dengan Menteri BUMN."

"Itu karena Hotel Dibya Puri Semarang milik BUMN yakni Hotel Indonesia Natour," jelasnya.

Dia berharap ada perhatian dari Kementerian BUMN terkait wacana revitalisasi Hotel Dibya Puri Semarang

“Secepatnya kami akan lakukan komunikasi,” imbuhnya.

Baca juga: Sosok Moetiah Ditembak Berkali-kali tak Mati, Satu-Satunya Wanita Korban Keganasan PKI di Semarang

Baca juga: Tribun Sejarah : Kondisi Kuburan Massal Korban G30S PKI di Plumbon Semarang, Nisan Kusam tak Terawat

Kini kondisi Hotel Dibya Puri Semarang tak lagi terawat, beberapa atap runtuh dan lubang menyelimuti dindingnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved